Terobos Jembatan Roboh, Sopir Xenia Ini Bawa Lima Kunci Mobil dan Dua Kunci T

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat melihat barang bukti yang ada di dalam tas Iskandar.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Polsek Cempaka berhasil mengamankan Iskandar (28) Warga Desa Tanahmerah, Kecamatan Belitang Madang Raya Rabu (30/11) yang berusaha menerobos ruas jembatan Gunungbatu yang amblas dan dalam pengamanan petugas.

Polisi dan anggota Sat Pol PP yang berusaha mengamankan badan jembatan agar tidak dilalui kaget ketika melihat mobil Xenia dengan nomor polisi BG 1279 AP berusaha menerobos untuk melintasi jembatan yang sedang dalam pengamanan.

Karena mencurigai gerak gerik pengendara mobil tersebut, polisi kemudian mendekati dan melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan tersebut ditemukan didalam tas yang dibawa Iskandar lima buah kunci mobil, dua buah Kunci T, dua buah STNK dan beberapa peralatan lain yang mencurigakan.

Karena curiga dengan barang-barang yang ditemukan, polisi kemudian membawa Iskandar ke Mapolsek Cempaka untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

“Ada mobil yang berusaha menerobos ketika jembatan ini sedang diamankan agar tidak dilalui karena sudah patah dan tidak bisa dilewati. Setelah diperiksa ternyata sopir mobilnya banyak membawa kunci mobil dan kunci T. Polisi kemudian membawanya ke Polsek Cempaka,” ungkap sejumlah warga Kamis (1/12).

Sedangkan Iskandar ketika diwawancarai membantah jika dirinya mencuri mobil tersebut. Menurutnya, mobil tersebut direntalnya. Namun setelah ditanya lebih lanjut Iskandar hanya mengaku tidak tau dan hanya diam.

Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kasubag Humas AKP Hardan didampingi Kapolsek Cempaka Iptu Jhonson mengatakan, penangkapan terhadap Iskandar berawal ketika anggota sedang melakukan pengamanan di jembatan desa Gunungbatu kaget melihat mobil yang berusha menerobos meskipun jalan sudah ditutup.

Setelah diperiksa, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa dua buah kunci leter T, satu unit mobil jenis Xenia, satu buah tas warna coklat, dua pasang sarung tangan, satu buah masker warna hitam satu buah lap tangan warna merah,satu buah handphon nokia, satu buah STNK duplikat, uang Rp. 200 Ribu, satu buah dompet warna hitam, tiga buah kunci mobil jenis Toyota, satu buah kunci mobil Daihatsu, satu buah ATM, dua buah kartu matahari dan satu buah kartu izin masuk R2 PT Pusri.

“Anggota kita masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini karena itu sekarang Iskandar masih diperiksa,” jelasnya.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD yang sempat melihat Iskandar bersamaan dengan peninjauan robohnya jembatan Gunungbatu meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap apakah pengendara merupakan pencuri mobil yang merupakan sindikat atau bukan.

“Lacak terus pak Kapolsek. Koordinasi dengan Polsek-polsek dan polres-polres tetangga apakah yang bersangkutan memang menjadi target polisi. Selain itu, jika memang benar tanyakan kemana dia menjualnya karena jika memang dia adalah sindikat biasanya lokasi penjualnya sudah terkoordinir,” kata Kholid seraya meminta kepada Polisi untuk mengusutnya dengan tuntas.

 Sumber: Sriwijaya Post