Ikatan Guru Indonesia OKU Timur Dukung Penghapusan Ujian Nasional

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Dukungan kepada pemerintah terkait wacana penghentian Ujian Nasional (UN) mengalir terus dari berbagai pihak. Salah satunya dari Ikatan Guru Indonesia  (IGI) Kabupaten OKU Timur. Meski mendukung, namun IGI OKU Timur meminta kepada Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) terlebih dahulu membuat tolls yang mampu mempertajam evaluasi siswa dalam pendidikan secara utuh.

Menurut Ketua IGI Kabupaten OKU  Timur Bambang Siswanto S.Ag pemerintah  harus tegas menyatakan bahwa UN bukan merupakan instrument dalam penilaian Siswa.

Selain itu, ia mengemukakan jika rencana pergantian UN menjadi Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) sudah bagus. Diyakini, keputusan ini bisa memberikan kontribusi perbaikan dalam bidang pendidikan.

Namun, ia juga mengimbau agar kualitas guru pada masing-masing sekolah ditingkatkan dan diperhatikan.

“Pemerintah harus meningkatkan kualitas guru untuk bisa mengevaluasi murid,” ujar Bambang.

Menurutnya, IGI sebagai organisasi profesi guru siap membantu dan memberikan mensuport kebijakan-kebijakan pemerintah yang berpihak pada perbaikan kompetensi dan kualitas guru.

Sedangkan Ikhwanudin S.PdI selaku ketua I IGI OKU Timur memberikan sebuah paparan bahwa pendidikan Indonesia saat ini berada pada posisi yang sangat menghawatirkan pada realis hasil pengamatan PISA (Lembaga Nirlaba Internasional yang mengkhususkan pada kegiatan pendidikan) yang berpusat di prancis, posisi Indonesia dari tahun 2012 sampai 2015 tidak begitu menunjukan perbaikan pada tahun 2012.

Indonesia kata dia, berada pada posisi 69 dari 70 negara sedang pada tahun 2015 Indonesia berada diposisi 62 dari 70 negara, ini terlihat UN bukanlah solusi yang mumpuni untuk memperbaiki kualitas pendidikan, kunci utama pendidikan sekarang berada pada guru, kualitas dan kompetensi guru yang baik akan menghasilkan pendidikan yang baik pula.

Penulis: Hbr Himawan Bastari R