Polisi dan Warga Tangkap Satu Pelaku Begal Berusia Remaja

loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Satu dari dua kawanan pelaku begal yang terbilang masih remaja, Jum’at (16/12/2016), sekitar pukul 12.10 Wib, berhasil ditangkap anggota Polsek Martapura. Penangkapan tersangka berinisial AY (17), yang diketahui warga Desa Riang Bandung, Kecamatan Buay Madang, tentunya tak lepas dari peran serta masyarakat yang turut membantu pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, pencurian dengan kekerasan terhadap korban Riska Damayanti, terjadi dijalan umum perumahan irigasi komering, Desa Perjaya, Kecamatan Martapura. Saat kejadian, tersangka dan rekannya berinisial AC yang saat ini masih buron, melakukan aksinya dengan cara memepet dan merampas kunci motor Honda beat bernomor polisi BG 3739 YAG milik korban.

“Saat kejadian, dua pelaku ini sebelumnya mengiringi dan memepet korban sekaligus merampas kunci motor yang saat itu tengah dikendarai korban,” ujar Kapolres OKU Timur, AKBP Audie S Latuheru melalui Kapolsek Martapura Kompol Nasir Muhtar didampingi Kabag Humas AKP Hardan, ketika dikonfirmasi Kabarokutimur.com, Jum’at (16/12/2016).

Lanjut Nasir, usai merampas kontak motor, korban pun langsung berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan korban, seketika langsung berbondong-bondong mendatangi sumber suara tersebut. Tak lama berselang, anggota Polsek Martapura yang saat itu sedang melakukan patroli ke TKP langsung sigap dengan dibantu warga sekitar melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Saat kejadian warga dan anggota sudah mengepung tersangka dengan langsung melakukan penangkapan. Saat ditangkap tersangka tidak melakukan perlawanan. Hanya saja satu, tersangka lainnya berhasil meloloskan diri dan saat ini masih dalam pengejaran anggota,” lanjutnya.

Akibat perbuatannya, kini tersangka harus mendekam dibalik jeruji besi dan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

“Sedangkan rekan tersangka yang saat ini melarikan diri, sedang dalam proses pengejaran. Pastinya indetitas pelaku sudah kita kantongi,” jelasnya.

Sementara, tersangka AY saat dibincangi mengaku dirinya baru pertama kali melakukan aksi kejahatan teresebut.

“Saya baru satu kali ini lakukan pembegalan, itu pun karena saya menerima ajakan kawan saya yang saat ini buron,” imbuhnya seraya dengan wajah penuh sesal.

 

Penulis: Febriyan Rudiarto