Inisiatif Kapolres OKUT, Akhirnya Desa Gunung Batu Miliki Jembatan Darurat

loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Pasca ambruknya jembatan yang berada di Desa Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur belum lama ini, membuat Kapolres OKUT beserta seluruh jajaran anggotanya berinisiatif mengadakan kegiatan Bakti Sosial untuk membangun jembatan darurat agar aktivitas warga kembali normal.

Kedatangan Kapolres OKUT beserta jajaran, Jumat (23/12/2016), tak pelak mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang sebelumnya sangat mengharapkan adanya jembatan baru. Sebelum melakukan pembangunan jembatan darurat dan penyerahan bantuan kepada masyarakat Desa Gunung Batu, Kapolres sempat melakukan perbincangan dengan warga sekitar.

Ketika dibincangi disela kegiatan, Kapolres OKUT AKBP Audie S Latuheru mengatakan, agenda kegiatan yang dilakukan saat ini merupakan wujud keperdulian untuk masyarakat sekitar yang sangat membutuhkan bantuan pasca peristiwa jembatan ambruk.

Menurutnya, patahnya jembatan tersebut sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Terlebih, masyarakat pun tidak bisa terlalu lama menunggu jembatan yang tidak bisa difungsikan, karena jembatan tersebut merupakan titik sentral perekonomian masyarakat.

“Dengan adanya jembatan darurat ini, nantinya bisa membantu kelancaran lalu lintas pereknomian masyarakat. Kita juga harus sama-sama menjaga, kami tidak ingin ada orang yang mencari keuntungan semata dari adanya musibah ini,” katanya.

Lanjut Kapolres, pihaknya mengaku mendapat anggaran tersebut dari iuran anggota Polres dan Bhayangkari serta keluarga Polisi. “Kita juga bersyukur ternyata masih banyak saudara-saudara kita yang perduli dengan musibah ambruknya jembatan ini,” lanjutnya.

Kapolres menambahkan, adapun jembatan darurat yang dibangun tepat diatas patahan jembatan tersebut hanya mampu bertahan selama kurang lebih enam bulan. Jembatan darurat ini hanya untuk dilintasi oleh kendaraan roda empat dengan bobot yang ringan tanpa muatan dan kendaraan roda dua.

“Target pembangunan jembatan darurat ini kurang lebih tiga hari, dan nantinya untuk kenyamanan masyarakat jembatan ini akan dijaga agar tidak ada aksi Pungli. Tentunya dengan melibatkan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten OKU Timur, Ir Agus Sunaryo mengatakan, pemerintah sangat memberikan apresiasi terhadap Kapolres OKUT beserta jajaran akan adanya gagasan pembangunan jembatan darurat ini.

“Nantinya, kendaraan yang diperbolehkan melintas di atas jembatan darurat ini, kendaraan roda dua dan roda empat ringan tanpa penumpang maupun barang,” imbuhnya.

 

Penulis: Febriyan Rudiarto