Dalam Acara Pengajian Akbar, Kholid Dikejutkan Dengan Nasi Tumpeng

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA –  Dalam acara pengajian akbar rovolusi mental yang digelar untuk memeriahkan HUT OKU Timur ke-13 di Balai Rakyat Rabu (18/1/2017), Bupati OKU Timur HM Kholid MD langsung menghentikan langkahnya ketika akan turun dari panggung usai memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Karenanya, usai berikan sambutan Kholid  melihat sejumah staff protokoler mendorong meja yang berisikan nasi kuning yang bertuliskan “Barakallah Fi Umrik Bp HM Kholid MD” tepat diatas nasi kuning tersebut. Hal itu sontak membuat Bupati OKU Timur tersebut menggelengkan kepalanya ketika mengetahui bahwa nasi kuning tersebut untuknya yang sedang berulang tahun yang ke-58.
“Terimakasih untuk seluruh lapisan masyarakat OKU Timur yang sudah mendoakan saya pada HUT saya yang ke-58 ini. Saya mohon maaf jika tidak bisa membalas pesan yang saya terima satu persatu,” katanya.
Bupati yang memotong nasi kuning tersebut, langsung menyuapi Hj Rusmiyati, yang selalu mendapinginya. Kemudian Bupati juga berikan suapan nasi kuning tersebut kepada Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru dan dilanjutkan dengan memberikan suapan kepada Sekretaris Daerah (Sekda).
Dalam kegiatan pengajian akbar dan revolusi mental tersebut dihadiri oleh Muhammad Nur (Cak Nur) untuk berikan siraman rohani kepada ribuan masyarakat yang hadir dalam kegiatan itu.
Dalam Sambutannya, Bupati mengatakan  bahwa kelemahan masyarakat dalam mempelajari suatu agama adalah tidak memahami dan mengerti secara mendalam apa yang telah dipelajarinya. Bahkan ada yang hanya bisa membaca tanpa bisa mengartikan serta memahami dari kitab agamanya masing-masing.
“Kepada seluruh masyarakat OKU Timur, marilah kita pahami dan dalami agama kita masing-masing. Dengan hal itu nantinya kita akan memahami apa hakikat dan makrifat dari agama kita tersebut. Selain itu, kita juga akan memahami hukum dalam agama kita masing-masing. Jadi marilah mulai sekarang kita pahami dan dalami ajaran dari agama kita sehingga dalam menjalankan kehidupan sehari-hari kita bisa benar-benar memahami akan arti perdamaian dan kebhinekaan,” kata Bupati.