Oknum Anggota Polres OKUT Tertangkap Nyabu, Kapolres : Yang Bersangkutan Akan Diproses Sesuai Hukum Berlaku

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Menanggapi adanya informasi salah satu oknum anggota Polres OKU Timur yang tertangkap Satnarkoba Polres OKU karena diduga terlibat mengkonsumsi Nakoba Jenis sabu atas nama Aiptu TB (53) yang bertugas di wilayah hukum Polres OKU Timur, Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kasubbag Humas AKP Hardan, Kamis (26/1/2017), membenarkan adanya informasi tersebut dan sekaligus menyerahkan hal itu sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku.

Aiptu TB ditangkap bersama rekannya berinisial Brigadir MR (28) yang bertugas di Polres OKU Selatan oleh jajaran anggota Satnarkoba Polres OKU pada Senin (9/1/2017) lalu, di sebuah rumah kost yang terletak di Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Dari tangan kedua pelaku anggota berhasil menemukan sejumlah barang bukti (Bb) berupa dua buah plastik klip bening yang masing-masing diduga berisikan Narkoba jenis sabu seberat 0.46 gr dan 1.54 gr. Selain itu, barang bukti lainnya yang berhasil ditemukan yakni satu buah alat hisap dari botol plastik tertancap dua buah pipet plastik yang sudah dibengkokan, satu pirek kaca bening, satu buah sekop plastik, dan satu batang cottondbath yang dililit kertas timah rokok.

Menurut Hardan, pihaknya sejauh ini sudah mengetahui adanya penangkapan yang melibatkan salah satu anggotanya dan perintah Kapolres juga menyerahkan langsung sepenuhnya kasus tersebut pada proses hukum yang berlaku.

Sebelumnya, kata Hardan, Aiptu TB sendiri sudah sempat diperingatkan dan juga pernah mendapat teguran sekaligus sidang disiplin karena kasus narkoba. Bukan hanya itu, yang bersangkutan juga sudah diingatkan berulang kali terkait bahaya narkoba tersebut, baik untuk karir maupun untuk kehidupan sehari-hari.

“Pak Kapolres sudah tahu akan hal itu dan menyerahkannya pada proses hukum yang berlaku. Yang bersangkutan sebelumnya juga pernah berulang kali diingatkan dan melaksanakan sidang disiplin karena kasus serupa,” ujar Hardan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua tangan tersangka diduga berasal dari tersangka VA (22), salah seorang ibu rumah tangga yang diketahui sebagai warga Desa Sleman Kecamatan Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim.

Penulis: Febriyan Rudiarto