Kerusakan Jalinteng OKUT-OKU Semakin Parah

Foto: Istimewa/ SRIPO/EVAN HENDRA// teks Foto: Kondisi ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) yang menghubungkan antara kabupaten OKU Timur dengan OKU yang mengalami kerusakan parah dan membahayakan pengendara.

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Kondisi ruas Jalan Lintas (Jalinteng) Sumatera yang menghubungkan antara kabupaten OKU Timur dengan kabupaten OKU mengalami kerusakan cukup parah sejak beberapa bulan terakhir. Belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan kendati kerusakannya cukup membahayakan pengendara baik roda dua maupun roda empat.

Dari pengamatan Jumat (27/1/2017) kerusakan jalan negara tersebut bukan hanya berlubang saja, namun sejumlah titik terlihat bergelombang dan terkelupas yang tentu saja membahayakan pengendara yang berusaha menghindari kerusakan jalan saat melintas.

“Saat hujan turun kondisi kerusakan jalan tidak terlihat dan terkadang kendaraan terjebak kedalam yang cukup dalam. Kalau kendaraan roda empat tidak memiliki masalah. Pengendara sepeda motor yang terkadang terpelantik ketika memasuki lubang karena lubangnya cukup dalam dan lebar,” ungkap Jatmiko (45) pengendara yang menghentikan kendaraannya akibat memasuki lubang yang menyebabkan ban sepeda motornya pecah.

Menurut Miko, dirinya tidak bisa lagi menghindari lubang jalan yang cukup dalam karena didepannya ada kendaraan besar yang tidak mau mengalah. Awalnya dia mengaku lubang yang ada di depannya terlihat kecil namun ketika melintasinya ternyata lubang tersebut cukup dalam dan tajam sehingga menyebabkan ban belakang sepeda motornya pecah.

“Bukan hanya itu, velk-nya juga bengkang dan terpaksa harus perbaiki ke bengkel. Namun kita tetap bersyukur, karena jika saya telat sedikit saja mengendalikan sepeda motor mungkin sudah terjerumus ke bawah fuso yang tepat berada di samping sepeda motor saya,” katanya.

Menurut dia, kondisi tersebut bukan hanya terjadi pada dirinya saja, sejumlah pengendara juga mengalami hal serupa akibat menghindari lubang jalan yang cukup banyak dan dalam di sepanjang Ruas Jalan Lintas Tengah Tersebut.

“Jika tidak segera diperbaiki, kerusakannya akan semakin parah dan tentunya akan memakan korban lebih banyak lagi. Kerusakannya saat ini sudah semakin parah mulai dari perbatasan Waykanan hingga perbatasan OKU, lobang jalan bertebaran dimana-mana,” katanya.

Sementara Ria Ananta (19) warga Martapura mengaku kerap kali nyaris mengalami kecelakaan karena berusaha menghindari lubang jalan yang cukup dalam baik ketika dirinya berusaha menghindari maupun ketika pengendara lain yang berusaha menghindari yang terpaksa memakan badan jalan yang berlawanan arah.

“Saya setiap hari melintas di ruas jalan ini untuk berangkat kuliah. Sejak beberapa bulan terakhir harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan yang kerusakannya cukup parah, kadang kita sudah mematuhi rambu lalu l intas, namun pengendara lain yang mengambil badan jalan kita yang terpaksa kita harus berhenti sejenak,” katanya seraya mengatakan, bahwa potensi kecelakaan cukup besar karena pengendara terkadang berebut untuk menghindari lubang jalan yang cukup banyak.

Sumber: sripoku.com