Derita Hidrosefalus, Kondisi Wahyu Kian Memperihatinkan

loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Muhammad Wahyu Al-Furqon balita yang masih berusia lima tahun ini harus menahan rasa sakit selama bertahun-tahun sejak di diagnosa oleh dokter menderita penyakit Hidrosefalus. Wahyu menderita penyakit tersebut setelah sebelumnya di diagnosa dokter sejak masih berusia delapan bulan saat masih berada dalam kandungan.

Wahyu yang merupakan putra dari pasangan Iswandi dan Farida, warga Bukit Mulyo, Desa Perjaya Barat, Kabupaten OKU Timur, kini harus menjalani pengobatan berkala (check up berjalan), karena keterbatasan biaya pihak keluarga. Kondisi Wahyu saat ini kian memperihatinkan, pasalnya kondisi mata bagian kirinya diperkirakan sudah 80 persen alami kebutaan.

Ketika dikonfirmasi, Senin (6/2/2017), Iswandi mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk penyembuhan penyakit yang diderita buah hatinya. Apalagi, jika harus mengeluarkan biaya yang banyak.

“Ditahun 2013 lalu, saat Wahyu masih umur 1 tahun sudah di operasi untuk melakukan pemasangan selang dalam kepala, sekarang setiap tiga bulan minimal satu kali harus jalani check up di RS Umum Palembang. Terus terang kalau dengan biaya yang banyak, saya tidak akan mampu,” terangnya seraya berharap penyakit buah hatinya bisa terobati.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur, dr Erly Yani, MM.Kes mengatakan, dirinya sejauh ini belum menerima laporan adanya balita yang menderita penyakit Hidrosefalus. Namun, meskipun begitu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak UPTD Puskesmas untuk mencari tahu informasi tersebut.

“Sejauh ini belum ada laporan masuk, nanti saya coba check terlebih dahulu. Jika benar ada, nantinya kami akan mendata terlebih dahulu pihak keluarganya sebelum merujuk balita tersebut ke RS Palembang,” imbuhnya.