Diduga Mengandung Enzim Babi, Mie Samyang Beredar Bebas di OKU Timur

loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Produk mie instan merek Samyang asal Korea Selatan yang diduga mengandung enzim babi dan tanpa label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), ternyata  juga beredar bebas disejumlah swalayan dan mini market di Kabupaten OKU Timur.

Berdasarkan pantauan dilapangan, Selasa (7/2/2017), di sejumlah minimarket wilayah Martapura, Kabupaten OKU Timur ternyata masih banyak sekali ditemukan mie Samyang yang dijual bersama merek mie instan lainnya.

Tak pelak banyak masyarakat yang menjadi konsumen terkejut ketika mengetahui mie instan dengan merek Samyang yang diduga mengandung enzim babi dan tanpa label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih banyak beredar dibeberapa mini market yang ada di OKU Timur.

“Sebelumnya saya penasaran dengan mie Samyang itu, saya pun coba melihat langsung di mini market. Ternyata benar mie Samyang yang beberapa lalu sempet heboh di Indonesia tidak memiliki lebel halal dari MUI,” terang Hendra (23) warga Desa Kotabaru selatan, ketika dibincangi Selasa (7/2/2017).

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UMKM) OKU Timur, Sri Inarsih mengatakan, saat ini pihaknya tidak berwenang dalam menyidak produk tersebut karena sudah diserahkan ke provinsi.

“Kita sudah tidak berwenang akan hal ini lagi, namun nantinya saya akan lihat ke lokasi karena kami tetap akan membantu jika ada kejadian seperti ini,” imbuhnya