Kerap Meresahkan, Satu dari Tiga Tsk Curat berhasil Diringkus

KABAROKUTIMUR.COM, BELITANG – Satu dari tiga kawanan pelaku curat yang kerap meresahkan warga yang bermukim diwilayah Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, Jum’at (3/3/2017) sekitar pukul 11.00 Wib, akhirnya berhasil diringkus anggota Satreskim Polres OKU Timur. Satu tersangka yang diketahui bernama Fredi Prasetio (17), warga Desa Gunung Terang Kampung 06 Sungai Tebu, Kecamatan Madang Suku I tersebut, berhasil diringkus anggota tanpa perlawanan saat dirinya diketahui tengah berada dikediamannya.

Berdasarkan hasil catatan laporan pihak kepolisian nomor LP- B/09/III/2017/SUMSEL/OKUT/MDS I Tgl 03 Maret 2017, tersangka Fredi yang terbilang masih berusia remaja ini beserta dua orang rekannya yang masih buron, nekat melancarkan aksinya dikediaman korban Siti Khoiriah (24), yang terletak di Desa Gunung Terang, Kampung 05 Sungai Gurung, Kecamatan Madang Suku I,Kabupaten OKU Timur.

“Tersangka Fredi bersama dua rekannya MD dan UJ yang saat ini masih buron, melakukan aksi Curat ini pada 21 Februari lalu sekira pukul 01.00 Wib dini hari. Adanya kejadian itu pun, baru diketahui setelah korban terbangun sekitar pukul 05.30 Wib pagi dan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek setempat,” terang Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kabag Ops Kompol Nurhadiansyah didampingi Kasubbag Humas AKP Hardan, ketika dikonfirmasi Jum’at (3/3/2017).

Lanjut Hardan, menurut pengakuan tersangka, saat melakukan aksinya ketiganya nekat merusak jendela bagian depan rumah korban, lalu masuk menuju warung dan mengambil sedikitnya 10 slop rokok berbagai merk, tujuh buah celana training warna merah hitam, uang tunai sebesar satu juta rupiah, dan satu unit I-pad warna putih. “Setelah berhasil merampas barang-barang korban, ketiga pelaku kemudian keluar melalui jendela yang sebelumnya sudah dirusak,” lanjutnya.

Adanya kejadian tersebut, anggota kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya yang masih buron. Sementara guna menanggung perbuatannya, tersangka Fredi terjerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.