Bahas Tatacara Kelola RPP, KPU Palembang Studi Banding Ke OKU Timur

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA –Rumah Pintar Pemilu (RPP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKU Timur sebelumnya berhasil terpilih menjadi RPP terbaik ditingkat Nasional. Hal itulah yang membuat pihak KPU Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, melakukan studi banding ke KPU OKU Timur Rabu (8/3/2017). Dalam kunjungan tersebut, tidak lain untuk mengetahui metode atau langkah apa yang tepat untuk digunakan dalam mengelola RPP.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU OKU Timur Leo Budi Rachmadi, mengatakan, sejauh ini lembaga yang dipimpinnya sudah menjalankan RPP Sebiduk Sehaluan dan terbukti OKU Timur terpilih menjadi pilot projek dalam pelaksanaan program  RPP. Selain itu, KPU kabupaten OKU Timur juga pernah memecahkan rekor muri dalam kategori partisipasi pemilih dan kecerdasan pemilih yang tinggi.

Seperti misalnya, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur tahun 2010 lalu,
tercatat persentase suara calon pasangan Herman Deru – HM Kholid Mawardi, MD mencapai 94,56 persen  dan kandidat lainnya Marsyal Rustam Wahab – Rustaman mendapat 5,44 persen. Dari hasil persentase suara pemilihan tersebut, bisa dikatakan tingkat partisipasi pemilih di OKU Timur mencapai 96 persen dan tingkat kecerdasan sebanyak 98 persen persen.

“Dulu kita pernah diundang KPU Australi untuk menggali rumah pintar akan dibawa kemana dan mencari langkah metode yang akan dilakukan untuk mengelola RPP,” katanya.

Lanjut Leo, ada banyak sekali program metode dalam pengelolaan RPP yang sudah dilaksanakan KPU OKU Timur di tahun 2015 lalu, salah satunya yakni menggelar launching RPP. Tujuannya tidak lain untuk memperkenalkan rumah pintar kepada masyarakat agar nantinya bisa dijadikan sarana, khususnya bagi pemilih pemula untuk mengetahui tentang demokrasi, terutama tentang tatacara memilih saat Pemilu. Dari hal itu, manfaat yang akan diperoleh nantinya bisa meningkatkan partisipasi dan kecerdasan pemilih.

“KPU OKU Timur pernah menjadi penyelenggara pemilu terbaik dalam mengatur sirkulasi penggunaan anggaran besar secara tepat dan terarah,” lanjutnya.

Sementara, Ketua KPU Palembang Syarifuddin, mengatakan, meskipun saat ini KPU Palembang bisa dikatakan sebagai barometer untuk KPU Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan, akan tetapi perihal tatacara mengelola RPP secara baik dan benar belum sepenuhnya dipahami dan masih perlu belajar lagi dengan KPU yang ada, termasuk KPU OKU Timur dan KPU Ogan Ilir yang sebelumnya mendapatkan penghargaan dari KPU Republik Indonesia.

“Untuk itulah kami melalukan kunjungan ke KPU OKU Timur dan OI, karena sejauh ini kami menyadari masih belum sepenuhnya paham dan sangat perlu belajar lagi dalam tatacara mengelola RPP,” terangnya.

Ditengah berlangsungnya kegiatan tersebut, Komisioner KPU Palembang Rudi Pangaribuan, menambahkan, awalnya ide untuk studi banding ke KPU OKU Timur itu muncul saat ditemukannya beberapa kesulitan dalam proses menjalankan program RPP di Palembang.

“KPU OKU Timur pernah menjadi penyelenggara Pemilu terbaik secara ditingkan Nasional. Disaat kami temui kesulitan dalam mengelola RPP, akhirnya kami putuskan untuk lakukan kunjungan ini. Hal ini menjadi masukan yang tepat untuk kami untuk belajar tentang rumah pintar, mengingat dalam waktu dekat kami akan melakukan lauching rumah pintar di Palembang,” ujarnya.

Sedikit tambahan, Sekretaris KPU OKU Timur, Midi Gusmi menjelaskan, nantinya dalam penggunaan anggaran haruslah disinergikan sesuai petunjuk dan arahan, seperti halnya kegiatan sosialisasi nantinya juga harus memiliki dokumentasi. Tujuan utama dari RPP itu sendiri bagaimana caranya untuk lebih meningkatkan partisipasi pemilih.

“Mengapa OKU Timur menjadi yang tebaik karena saat itu masih sedikit KPU yang melakukan kegiatan RPP, sehingga dengan kegiatan RPP penyerapan anggaran cukup besar namun terarah dan bisa dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.