Berantas Pelaku Kejahatan C3 dan Narkoba, Polda Sumsel Bentuk Timsus Rimau

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA –Lawatan pejabat tertinggi kepolisian di wilayah hukum Provinsi Sumatera Selatan, Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto M.Si saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten OKU Timur mengatakan aksi tindak kriminalitas berupa kasus Curat, Curas, Curanmor atau lebih dikenal dengan sebutan kasus C3 masih mendominasi jika dibandingkan dengan kasus lainnya. Selain kasus C3, kasus Narkoba juga terbilang cukup tinggi diseputar wilayah hukum Provinsi Sumatera selatan.

Untuk itu, Polda Sumsel sudah membentuk Tim khusus (Timsus) Rimau yang berkerja dengan cara terus bergerak dan melakukan penyidikan hingga penanggkapan di seluruh wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Sumsel. Hal itu ditujukan untuk memberantas para pelaku kejahatan yang kerap meresahkan masyarakat.

“Sejauh ini Timsus Rimau sudah mulai bergerak ke seluruh Kabupaten/Kota. Seperti kasus penembakan terterhadap korban seorang perempuan yang terjadi di Mura, Timsus Rimau sedang lakukan penyelidikan disana, mudah-mudahan pelakunya cepat ditangkap,” katanya.

Sedangkan untuk kasus Narkoba, meski sejauh ini telah gencar melakukan penangkapan terhadap pelaku pengedar Narkoba, namun kasus narkoba masih bisa terbilang tinggi. Hal itu dapat dibuktikan dengan adanya lima berkas anggota polisi yang terlibat Narkoba.

“Tidak ada toleransi lagi untuk anggota kita yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, semuanya kita beri sanksi tegas, berupa pemberhentian tugas,” tegasnya.

Kapolda juga katakan, saat Timsus Rimau tengah melakukan penyelidikan terhadap maraknya ‘Permen dot’ yang diduga kuat mengandung Narkoba. Lanjut Kapolda, untuk itu masyarakat harus tetap waspada terhadap peredaran Narkoba yang saat ini metode penyebarannya sangat beragam.

“Menurut pengakuan dari pelaku kejahatan yang berhasil diringkus, sebagian besar pelaku kejahatan kasus C3 sebelum melancarkan aksinya terlebih dahulu mengkonsumsi Narkoba,” lanjutnya.

Sementara, Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru mengatakan Timsus Rimau sendiri dibentuk Polda untuk berkerja dengan cara mobile dan terus melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat lainnya.

“Kita juga tidak tahu kapan Timsus Rimau itu masuk ke daerah kita, namun yang pasti kehadiran Timsus Rimau ini sangat besar manfaatnya untuk memberantas pelaku kejahatan,” imbuhnya.