GILAA…. Terduga Teroris Sebut Beli Senpira di OKU Timur

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Adanya seorang terduga teroris yang berhasil ditangkap Diskrimsus Polda Sumsel di wilayah hukum Polres OKU Selatan dan mengaku kerap membeli Senjata api rakitan (Senpira) di Kabupaten OKU Timur, saat ini hal itu tengah di selediki jajaran anggota Tim Khusus (Timsus) Rimau Polda Sumsel beserta Timsus Anti Gerandong Polres OKU Timur.

Hal itu diungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru ketika dikonfirmasi, Jumat (17/3/2017). Dirinya mengatakan, sejauh ini adanya pengakuan pelaku terduga teroris tersebut sudah diselediki untuk mengetahui kebenarannya.

“Adanya pengakuan yang bersangkutan kerap membeli senpira di OKU Timur, Tim kita sudah melakukan penyelidikan ke lokasi yang disebutkan pelaku namun hasilnya sudah tidak ada lagi,” katanya.

Meskipun demikian, lanjut Kapolres, guna mengungkap kebenaran informasi dari pelaku Timsus Rimau beserta Timsus Anti Gerandong terus melakukan penyelidikan guna mengungkap lokasi pembelian senpira tersebut.

Namun lanjutnya, kemungkinan tersangka membeli senpira sejak lama sehingga ketika dilakukan penyelidikan di lokasi yang disebutkan saat ini sudah tidak ada lagi. Saat ini pihaknya dengan gencar melakukan  razia Senpira, karena disinyalir masih ada masyarakat yang memiliki maupun menyimpan Senpira. Selain melakukan razia pihaknya juga terus melakukan sosialisasi tentang bahanya memiliki dan menyimpan Senpira tersebut.

Tim Polda Sumatera Selatan menangkap dua orang yang diduga bagian dari jaringan terorisme jaringan Abu Faisal. Jaringan terorisme ini diduga terlibat aksi bom bunuh diri Mapolres Surakarta tahun lalu.

Dua terduga teroris itu berinisial C dan T, warga OKU Selatan. Keduanya ditangkap tim gabungan Polres OKU Selatan bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel pada Selasa malam di OKU Selatan.

Keduanya disinyalir sebagai pemasok senjata api rakitan untuk pelaku pengeboman yang dilakukan jaringan Abu Faisal. Keberadaan tersangka terendus setelah pihak kepolisian melakukan pengintaian selama delapan bulan dan berkoordinasi dengan Densus 88.

Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan dua pucuk barang bukti berupa senjata api rakitan jenis revolver beserta 25 buah proyektil aktif.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, mengatakan penangkapan kedua tersangka ini setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka Asep dan Bram.

“Kami berhasil mengamankan dua jaringan Abu Faisal ini di OKU Selatan, berdasarkan pengembangan kasus dari penangkapan jaringan mereka terdahulu yakni Asep dan Bram,” ujar Agung, Kamis (16/03/2017).

“Kami akan melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan Tim Densus 88 anti teror terhadap penangkapan ini,” lanjut Kapolda.