KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Peristiwa demi peristiwa terjadi di Kabupaten OKU Timur dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Seperti peristiwa dari kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Kereta Api (KA) Babaranjang yang menyebabkan korbannya meninggal dunia hingga penemuan mayat serta laka lantas pelajar.

Setelah kecelakaan lalu lintas yang menimpa Suroso dan adiknya hingga meninggal dunia akibat Kereta api Babaranjang hingga merenggut nyawa Suroso, keesokan harinya Sabtu (18/3/2017) sekitar pukul 15.00. ditemukan sesosok mayat laki-laki yang mengapung dialiran irigasi yang diketahui bernama Tripurwono (32), warga Dusun Campurasri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Buay Madang Timur yang ditemukan mengapung di desa Desa Srikaton.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dilapangan, kecelakaan yang melibatkan Suroso dan adiknya Khusnul pada Jumat (17/3/2017) sekitar pukul 18.30. berawal ketika kedua korban yang merupakan kakak beradik yang merupakan warga Kampungsawah mengendarai sepeda motor jenis Jupiter MX tanpa Nomor Polisi (Nopol) menuju Desa Tanjungkemala dengan melintasi lorong yang melintasi Rel KA (jalan tikus).

Kondisi jalan yang menanjak dan langsung bertemu rel diduga menjadi pemicu kecelakaan tersebut sehingga kedua korban tidak mengetahui ada kereta api yang datang dari arah Palembang menuju Lampung. Belum diketahui secara pasti apakah babaranjang tersebut menyeret keduanya saat akan melintasi Rel KA atau keduanya terjatuh ketika akan melintasi rel KA.

Akibat kejadian tersebut, Bambang meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan tubuh terpotong menjadi dua dan sejumlah luka serius, sedangkan adiknya mengalami luka serius dibagian kepala, kaki patah dan sempat dirawat di salah satu klinik di Desa Kotabaru sebelum  dirujuk ke Kota Baturaja.

Sedangkan keesokan harinya, Sabtu (18/3/2017) sekitar pukul 15.00. ditemukan sesosok mayat laki-laki yang mengapung dialiran irigasi yang diketahui bernama Tripurwono (32), warga Dusun Campurasri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Buay Madang Timur yang ditemukan mengapung di desa Desa Srikaton.

Berdasarkan pengakuan saksi, mayat tersebut pertamakali ditemukan dengan kondisi mengapung disaluran irigasi Desa Srikaton dengan posisi tubuh terungkup. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui korban mengalami luka lecet di dahi sebelah kanan yang diduga sebelum meninggal korban sempat terpeleset dan membentur dinding semen irigasi hingga terjatuh dan hanyut.

Beberapa jam usai penemuan mayat tersebut, pada hari yang sama Sabtu (18/3/2017) sekitar pukul 21.30, terjadi kecelakaan lalu lintas hingga merenggut nyawa satu dari dua pelajar karena sepeda motor jenis Honda Beat dengan Nomor Polisi (Nopol) BG 5620 XV warna kuning merah menghantam mobil Innova dan terpelanting hingga membentur trotoar yang dikemudikan oleh RI (17) beserta rekannya RS (17), keduanya merupakan warga Desa Perjaya, Kecamatan Martapura.

“RI meninggal dunia di RSUD Martapura, sedangkan rekannya RS alami luka yang cukup parah sehingga harus di rujuk ke RS Baturaja,” ungkap kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru didampingi Kasubag Humas AKP Hardan.

Menurut Hardan, kecelakaan maut tersebut berawal ketika RI dan RS mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi dari arah pasar menuju arah Sungaituha, ketika melintasi di depan kantor DPRD satu unit mobil Innova BG 305 YE, yang dikemudikan Dwi Saputra (28), warga Kelurahan Kebunjati, Kecamatan Martapura akan berbelok ke arah lorong tepat disamping kantor DPRD OKU Timur.

Diduga tidak bisa mengendalikan sepeda motornya, RI kemudian menabrak bagian depan mobil sehingga korban RI yang mengemudikan sepeda motor terjatuh dengan kepala membentur aspal. Sedangkan rekannya RS terbawa sepeda motor dan sempat masih sempat melaju sejauh 10 meter hingga menabrak pondasi taman.

“Kecelakaan lalu lintas terjadi dua kali dalam satu minggu terakhir dan dua kejadian tersebut memakan korban jiwa. Kita menghimbau kepada masyarakat yang akan mengendarai sepeda motor untuk lebih berhati-hati dan lebih bijak sehingga kecelakaan lalu lintas bisa dihindari,” katanya.