Asik Mojok Hingga Bermain Game, Belasan Pelajar Terjaring Razia

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Saat menggelar razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) OKU Timur berhasil menjaring sejumlah pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang berkeliaran saat jam belajar, Rabu (29/3/2017) sekitar pukul 08.30 Wib. Sejumlah pelajar yang terjaring razia petugas tersebut diketahui berasal dari berbagai sekolah negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten OKU Timur.

Petugas mendapati sejumlah pelajar tersebut dengan berbagai kelakuan yang tidak semestinya dilakukan para pelajar, seperti halnya mojok di Taman Tani Martapura (TTM) diatas motor berduaan sampai nongkrong di warnet bermain game saat jam belajar berlangsung.

Kasat Pol PP OKU Timur Drs Vikron Usman didampingi Kanit Penegak Peraturan Daerah (PPD) Edwar SE membenarkan pihaknya berhasil menjaring 12 orang pelajar dari berbagai lokasi saat pihaknya menggelar razia. Sebelumnya, kata Vikron, dalam razia tersebut pihaknya membagi tim untuk melakukan penyisiran di tempat-tempat umum seperti di Taman, Pasar, dan warnet.

“Razia yang kita gelar hari ini, didapati 12 orang pelajar tingkat SMA dan SMK sederajat. Mereka semua terjaring terpisah, sebagian ada yang didapati saat asik mojok berduaan laki-laki dan perempuan di Taman, dan yang lainnya kita dapati sedang bermain game di warnet dan kedapatan sedang kumpul di warung-warung yang ada di TTM,” katanya, ketika dikonfirmasi Rabu (29/3/2017).

Sejumlah pelajar yang terjaring razia tersebut, lanjut Vikron, langsung dibawa petugas ke kantor Sat Pol PP untuk didata dan diberikan pembinaan. Setalah itu pihaknya kemudian menghubungi pihak sekolah masing-masing untuk menjemput anak didiknya di kantor Pol PP.

“Hampir semuanya mengaku, sebelumnya mereka semua terlebih dahulu masuk sekolah dan kemudian meninggalkan kelas tanpa sepengetahuan pihak sekolah. Dari peringatan itu, kita coba peringatkan pihak sekolah agar tidak teledor mengawasi anak didiknya,” lanjutnya.

Selain berhasil menjaring belasan pelajar, petugas juga mendapati dua orang pegawai masing-masing dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan OKU Timur serta seorang guru yang kedapatan sedang berbelanja di pasar saat kerja.

“Kedua pegawai yang masing-masing berstatus PNS dan tenaga honorer tersebut langsung kita berikan peringatan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Disamping itu kita juga menghimbau kepada seluruh pegawai untuk tidak keluyuran saat jam kerja,” imbuhnya.