Gelar Apel Siaga, BPBD OKU Timur Siaga Bencana

Bupati OKU Timur dan Kapolres saat melakukan percobaan sepeda motor yang akan digunakan tim penanggulangan bencana

KEBAKARAN Hutan Dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten OKU Timur sepanjang tahun 2015 lalu mencapai hingga 4000 Hektare (Ha) lebih yang mayoritas terjadi disekitar perusahaan perkebunan maupun hutan negara dan hutan rakyat. Hal itu diungkapkan Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat menggelar apel kesiapsiagaan bencana Karhutla Kamis (16/2/2017) lalu dihalaman pemkab OKU Timur.

“Salah satu yang menjadi perhatian saat ini bagaimana caranya agar tidak ada lagi lahan tidur yang belum dimanfaatkan yang bisa menjadi salah satu sumber api saat musim kemarau. Selain itu, penambahan personil juga diperlukan. Pembangunan pos pantau dan kerjasama antara sejumalh instansi seperti TNI-Polri dan dinas terkait dalam upaya pencegahan Karhutla juga sangat penting,” katanya.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat menyerahkan rompi kepada petugas siaga bencana

Kholid juga menginstruksikan kepada seluruh instansi untuk mempersiapkan diri sedini mungkin sehingga saat ketika terjadi Karhutla tidak ada kesulitan dalam melakukan pemadaman dan antisipasi agar kebakaran tidak melebar ke berbagai lokasi yang tentunya akan menimbulkan kerugian.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat memberikan pengarahan kepada anggota siaga bencana

“Karena kemungkinan musim kemarau tahun 2017 akan lebih lama dari tahun 2015 lalu yang artinya potensi kebakaran hutan dan lahan lebih besar. Kita harus memeprsiapkan diri sedini mungkin sehingga nantinya tidak kelabakan saat terjadi bencana kerhutla,” katanya.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat memberikan kunci sepeda motor yang akan digunakan untuk memantau bencana

Sementara kepala BPBD OKU Timur H Rusman mengatakan, apel kesiapsiagaan tersebut diikuti oleh seluruh instansi dengan masing-masing peserta sebanyak satu pleton yang keseluruhannya akan bergerak cepat dalam menanggulangi bencana karhutla.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat memberikan pengarahan kepada personil

“Semua perlengkapan kita siagakan untuk melakukan antisipasi dan pencegahan seperti perahu karet, sepeda motor, mobil, tenda barak, dapur umum, dan perlengkapan lainnya,” katanya. (adv).