UNTUK mencegah adanya perdagangan manusia di Kabupaten OKU Timur dan meminimalisir adanya perdagangan manusia di Provinsi Sumatera Selatan yang dilakukan oknum masyarakat dengan berbagai modus mulai dari menjadi mucikari maupun modus lain, Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Ishak Mekki MM selaku ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pidana Perdagangan Orang (PPTPPO) hadir di OKU Timur untuk mengisi sosialisasi PPTPPO.

Sosialisasi dilaksanakan di Balai Rakyat pemkab OKU Timur yang dihadiri oleh Bupati OKU Timur, HM Kholid MD, Wakil Bupati Fery Antoni, Unsur muspida kepala Organisasi perangkat Daerah (OPD) para camat, lurah tokoh agama dan masyarakat.

Jika Ishak Mekki menjadi ketua Satgas PPTPPO Sumsel, maka Wakil Bupati Fery Antoni SE menjadi ketua Gugus Tugas PPTPPO untuk kabupaten OKU Timur yang beranggungjawab untuk mensosialisasikan dan meminimalisir terjadinya bahaya perdagangan orang.

Sosialisasi Gugus Tugas PPTPPO sendiri mengambil tema ‘kita wujudkan kabupaten OKU Timur bebas perdagangan orang’.

Wakil Gubernur Sumsel Ir Ishak Mekki MM yang juga ketua PPTPPO mengatakan, dalam mengantisipasi perdagangan orang pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dukungan dan peran serta masyarakat sangat menentukan keberhasilannya. Menurut Ishak, yang menajdi target pedagangan orang biasanya adalah anak-anak dan perempuan dengan menggunakan berbagai modus seperti Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan berbagai modus lainnya.

“Ketidakberdayaan serta kurangnya pengetahuan dan kemiskinan serta kebodohan menjadi salah satu faktor penyebab adanya perdagangan orang,” katanya.

Selain itu lanjut Wagub, kecanggihan tekhnologi saat ini membuat para pelaku perdagangan orang semakin mudah menjalankan aksinya dengan memposting tawaran-tawaran kepada pengguna media sosial seperti pekerjaan dengan gaji yang besar tanpa melihat pendidikan serta janji-janji lainnya yang mampu menarik minat pengguna media sosial.

“Itu yang menjadi salah satu tugas kita untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan hal-hal yang mustahil dan sulit untuk diterima akal sehat sehingga saudara-saudara kita tidak terperangkap dalam modus perdagangan orang. Karena jika korban sudah dibawa ke luar negeri maka akan sulit untuk melakukan pemulangan,” jelasnya.

Sementara Ketua PPTPPO OKU Timur Fery Antoni mengatakan, terbentuknya Gugus Tugas PPTOPP dapat membantu menurunkan tindak perdagangan orang di Indonesia. Dirinya berjanji akan berusaha melaksanakan tugas dan fungsinya dengan cara melaksanakan sosialisasi, pelatihan dan koordinasi, serta perlindungan korban.

“Kita juga akan menyiapkan sarana dan prasarana seperti perlengkapan yang diperlukan dalam perlindungan perdagangan orang. Kita juga akan mendirikan pusat pelayanan terpadu bagi korban perdagangan orang,” katanya.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD memastikan bahwa di OKU Timur hingga saat ini tidak terdeteksi adanya perdagangan manusia. Justru yang ada terjadi di OKU Timur adalah kiriman pengemis dan kiriman orang gila.

“Yang menjadikan daerah ada perdagangan manusia disebabkan oleh adanya tingkat kemiskinan yang tinggi. Sedangkan OKU Timur tingkat kemiskinannya peringkat ke-2 di Sumsel setelah kota Pagaralam hingga mencapai 10 Persen. Bahkan sebelumnya kemiskinan OKU Timur sempat mencapai 8,6 persen dan kembali mengalami kenaikan karena anjloknya perekonomian,” katanya.

Sedangkan faktor lain adanya perdagangan orang adanya adanya agen-agen penyaluran TKI, yang hingga saat ini belum ada di kabupaten OKU Timur. (adv).