Usai Jual Hasil Curiannya, Satu Dari Empat Pelaku Curat Berstatus Pelajar Ini Berhasil Diringkus Anggota

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA РDalam pelaksanaan giat Ops Sikat Musi 2017, jajaran anggota kepolisian sektor Belitang I, Kabupaten OKU Timur, Rabu (5/4/2017) sekitar pukul 22.00 WIB, berhasil meringkus satu orang pelajar berinisial TP (15), warga desa Gumawang, Kecamatan Belitang I, yang diduga kuat sebagai salah satu dari empat orang kelompok pelaku Curat pembobolan sebuah pabrik milik korban M Sakur.

Berdasarkan catatan hasil laporan pihak kepolisian yang tertuang dalam LP-B/10/ IV/2017/SUMSEL/OKUT/SEK Blt I tgl 5 april 2017, tersangka TP bersama tiga rekannya yang juga berstatus pelajar ini nekat membobol pabrik milik korban M Sakur (45), warga desa Gumawang, Kecamatan Belitang I, Kabupaten OKU Timur yang terletak di desa Bedilan BK9.

Keempat pelaku yang terbilang masih berusia remaja tersebut nekat membobol pabrik dengan cara merusak pagar pabrik yang terbuat dari besi dan melepaskan engsel pagar tersebut. Kemudian, keempat pelaku masuk kedalam lokasi pabrik yang memang tidak terkunci, lalu mengambil bagian-bagian mesin penggilingan plastik dengan cara melepaskan bagian mesin satu persatu.

“Dari keempat tersangka, kita baru berhasil mengamankan satu pelaku berinisial TP yang masih berstatus pelajar. Sedangkan tiga pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran kita sudah berhasil kantongi identitasnya, masing-masing berinisial, RN, RK, RE warga desa Gumawang,” terang Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kassubag Humas AKP Hardan saat dikonfirmasi, Kamis (6/4/2017).

Lanjut Hardan, para pelaku sebelumnya berhasil membawa satu unit corong mesin penggilingan plastik, satu unit bagian penggerak mesin (holar) penggilingan padi, satu unit penggerak mesin penggilingan plastik dan satu unit mesin penggilingan bakso.

“Adanya peristiwa ini, diperkirakan korban mengalami kerugian sebesar Rp. 70 juta rupiah,” lanjutnya.

Satu pelaku berinisial TP sendiri berhasil diringkus dikediamnnya setelah anggota lakukan upaya pada 5 April 2017 sekitar pukul 17.00 WIB dan mendapatkan informasi bahwa sebagian alat mesin hasil curian tersebut dijual pada Siti Rahma (47), warga desa Tegalrejo, Kecamatan Belitang I, Kabupaten OKU Timur. Guna menanggung perbuatannya, tersangka TP terjerat pasal 363 KUHP dan ketiga rekannya yang kini buron masih dalam pengejaran anggota kepolisian.