loading...

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan Pemerintah daerah terhadap keberanian Brigadir Sugeng yang merupakan anggota Brimob Detasemen C Pelopor Belitang dalam upayanya meningkatkan keamanan, Bupati OKU Timur HM Kholid MD bersama rombongan melakukan kunjungan ke kediaman Sugeng yang terletak di desa Berasanmulya, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, Senin (10/4/2017).

Dalam kesempatan itu, Kholid mengucapkan terimakasih kepada Brigadir Sugeng yang telah berupaya sekuat tenaga bahkan rela pertaruhkan nyawanya sendiri dalam menjaga dan melindungi masyarakat dari ancaman pelaku kejahatan yang kerap meresahkan masyarakat.

“Walaupun pelaku tidak berhasil ditangkap, tapi usaha yang sudah dilakukan pak Sugeng sangat luar biasa. Pemerintah berikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian dan upaya yang telah dilakukannya. Hari ini kita mengunjungi dan melihat kondisi Brigadir Sugeng dengan harapan agar bisa segera sembuh dan bisa melakukan aktifitas seperti semula,” kata Kholid ketika diwawancarai usai melakukan kunjungan.

Menurutnya, lanjut Kholid, Pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh terhadap petugas yang telah berani mempertaruhkan jiwanya dalam upaya menjaga serta melindungi masyarakat OKU Timur dari ancaman para pelaku kejahatan. Namun kata Kholid, dalam upaya meningkatkan kualitas keamanan disuatu wilayah sangat memerlukan dukungan dan peran serta masyarakat, nantinya proaktif masyarakat itu sendiri dalam ikut serta tingkatkan keamanan OKU Timur dapat dirasakan bersama.

“Bukti cinta Brigadir Sugeng untuk OKU Timur sangat besar. Dia rela pertaruhkan nyawanya untuk memberantas pelaku kejahatan. Pemerintah sangat berterimakasih kepada yang bersangkutan,” katanya.

Brigadir Sugeng mengalami luka tembak sebanyak dua tembakan di tangan kirinya setelah terjadi baku tembak dengan perampok yang berjumlah empat orang yang sebelumnya melakukan perampokan terhadap anak pakdenya di wilayah Bahuga Lampung sabtu (8/4) sekitar pukul 18.30.

Sugeng yang memprediksi para pelaku akan melintasi jalan di depan rumahnya kemudian berusaha menghadang dengan membawa senjata api miliknya. Namun Sugeng yang berusaha menghentikan pelaku dengan melepaskan tembakan peringatan justru dibalas dengan temnbakan bertubi-tubi oleh empat perampok yang masing-masing menggunakan senjata api.