Pelaku pencuri mobil Puck Up yang berhasil ditangkap Polisi. Sedangkan dua rekannya sudah ditangkap Polisi terlebih dahulu.

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Selama kurang lebih tiga tahun lamanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (Buronan, red) pihak kepolisian, Nata (40) salah satu tersangka pencurian mobil Pick Up yang tercatat sebagai warga Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, akhirnya berhasil diringkus anggota Sat Intelkam Polres OKU Timur.
Tersangka Nata sendiri terpaksa dilumpuhkan Polisi karena berusaha melarikan diri ketika ingin ditangkap di Batumarta Unit II, Kabupaten OKU, Senin (10/4/2017).

Setelah berhasil ditangkap serta dilumpuhkan oleh Sat Intelkam Polres OKU Timur, tersangka langsung diserahkan ke Mapolsek Martapura untuk jalani proses hukum atas kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukannya bersama dua rekannya pada 25 Mei 2014 silam dikediaman korban Jumeri yang terletak di desa Condong, Kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur, sekitar pukul 01.30 WIB dinihari.

Berdasarkan informasi dari tersangka Nata, pencurian dilakukannya bersama dua rekannya di rumah korban Jumerikecamatan Jayapura dengan cara membobol pintu. Setelah berhasil masuk, Nata dan kedua rekannya kemudian mendorong mobil keluar garasi agar tidak diketahui pemilik rumah. Setelah mobil berhasil didorong, ketiga pelaku kemudian memutuskan kabel untuk menghidupkan mobil.

Namun ketika mobil baru hidup, sejumlah warga datang dan berusaha melakukan pengejaran. Karena panik, Nata dan ketiga pelaku kemudian menabrak tembok dan mengalami kecelakaan. Salah satu rekan nata tertinggal didalam mobil dan berhasil ditangkap massa. Sedangkan satu rekan lainnya berhasil ditangkap massa ketika berusaha melarikan diri.

“Tersangka ini berhasil kabur dan lolos dari pengejaran petugas. Dua rekannya sudah berhasil ditangkap dan sudah diproses sesuai hukum. Setelah melakukan pendalaman kembali, diketahui tersangka berada di Batumarta dan anggota kita langsung melakukan penangkapan,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru.

Menurut Audie, setelah tertangkapnya tersangka Nata maka berkas pencurian mobil milik korban Jumeri lengkap dan seluruh pelaku sudah berhasil ditangkap. Saat ini kata dia, Polisi masih melakukan pengembangan lebih lanjut mengenai kemungkinan tersangka memiliki kasus lain yang belum terungkap.

“Pelaku ini diduga merupakan spesialis, jadi kemungkinan masih ada laporan dan pencurian lain yang melibatkan pelaku. Kita sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Sementara tersangka Nata ketika dikonfirmasi mengaku melakukan pencuran mobil namun gagal karena mobil curian yang berusaha mereka ambil gagal bahkan kedua rekannya tertangkap. Rencananya kata dia, uang hasil penjualan mobil tersebut akan dibagi tiga dan akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Baru sekali itu kami berusaha mencuri mobil dan gagal. Kami bukan pencuri spesiali,” katanya mengelak.