Sebagian Besar CJH OKU Timur Sudah Lunasi ONH

ilustrasi ongkos naik haji

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Tercatat sebanyak 772 Calon Jamaah Haji (CJH) di Kabupaten OKU Timur, terhitung sejak 10 April 2017 sebagian besar CJH telah membayar maupun melunasi Ongkos Naik Haji (ONH) tahap pertama melalui bank-bank peneriman setoran haji. Adapun besaran ONH di wilayah Sumatera Selatan termasuk OKU Timur yakni Rp. 32.958.750.

Hal itu diungkapkan langsung Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakemenag) Kabupaten OKU Timur, Muhammad Ali melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Budiman, saat dikonfirmasi Kamis (13/4/2017). Pemabayaran ONH tahap pertama, kata dia, akan ditutup hingga 5 Mei 2017 mendatang.

“Sebagian besar para CJH sudah lakukan pembayaran ONH, kita buka pembayaran tahap pertama ini sampai dengan 5 Mei 2017 mendatang. Kita juga sudah beritahu kepada CJH untuk menyetor ke bank dan nantinya bukti setor tersebut diserahkan ke Kemenag untuk di verivikasi,” katanya.

Dia juga menjelaskan, sebelumnya CJH di OKU Timur mencapai 812 orang, namun diketahui sebanyak 40 orang CJH telah melakukan pembatalan dengan alasan faktor usia dan kesehatan.

“Awalnya CJH yang mendaftar sebanyak 812 orang, karena adanya 40 CJH yang membatalkan keberangkatan haji dengan alasan faktor usia dan kesehatan, jadi sekarang yang tersisa hanya 772 orang CJH. Kalau untuk pembayaran tahap kedua belum ada ketentuan, namun rata-rata CJH sudah siap untuk melunasi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, para CJH juga sudah melakukan tahapan manasik sejak Januari 2017 lalu sampai sekarang di kantor Kemenag dan KBIH-KBIH. Nantinya, para CJH ini juga akan melakukan manasik haji tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan di asrama haji OKU Timur.

“Kita juga sudah lakukan tahapan manasik haji yang diikuti para CJH dan nantinya kita juga akan laksanakan manasik tingkat Kabupaten di asrama haji,” lanjutnya.

Dikatakannya juga, adapun kepengurusan dalam pembuatan paspor jamaah sejauh ini diketahui sudah mencapai 95 persen. Dalam kepengurusan tersebut, pihaknya juga mengaku tidak mengalami kendala dan  seluruh proses berjalan lancar.

“Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah kuota haji diwilayah kita hanya sebanyak 370 jamaah, tapi ditahun ini jumlah kuota haji alami peningkatan dua kali lipat lebih. Pastinya dengan adanya penambahan kuota jumlah jamaah itu, daftar tunggu menjadi berubah jika sebelumnya para CJH harus menunggu hingga 18 tahun sekarang hanya 13 tahun,” terangnya.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan, untuk pembagian kloter CJH sejauh belum ditentukan karena masih menunggu informasi lanjutan dari pihak Kanwil Kemenag Sumsel dan diprediksi pemberangkatan para CJH akan dilakukan pada awal Agustus mendatang.