Foto: Istimewa// Teks Foto: Indra korban penembakan brutal oknum Polisi di Lubuk Linggau akhirnya meninggal
loading...

KABAROKUTIMUR.COM | SUMSEL – Aksi Penembakan yang dilakukan oleh oknum anggota Polisi Kota Lubuk Linggau terhadap mobil sedan jenis honda City dengan nomor polisi BG 1488 ON yang dikendarai oleh Diki (29) bersama lima beberapa anggota keluarganya yang diduga menerobos razia petugas ketika akan menghadiri kondangan kerabatnya di lubuk linggau yang berangkat dari dari dari Desa Blitar Kecamatan Sindang Beliti Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu Selasa (18/4/2017) bertambah.

Korban kedua aksi penembakan yang meninggal dunia tersebut bernama Indra yang sempat mendapat penanganan di Rumah Sakit Moehammad Hoesin Palembang akibat luka tembak yang dideritanya akhirnya meninggal dunia pada Senin (24/4) sekitar pukul 05.00 WIB.

Meninggalnya korban Indra dibenarkan oleh kuasa hukum korban Frandes yang mengaku dihubungi oleh suami korban Noviyanti yakni Wawan. Menurut keterangan keluarga korban, Indra mengalami luka tembak cukup parah hingga mengalami kritis dan akhirnya meninggal dunia.

Indra mengalami luka tembak akibat ditembus peluru di sejumlah anggota tubuhnya seperti leher dan lengan bagian kirinya. Setelah diketahui meninggal dunia, keluarga kemudian sepakat membawa jenazah korban ke rumah duka di Kecamatan Sindang Beliti, Kabupaten Rejang Lebong.

Selain Indra, korban lainnya yang meninggal dunia adalah Surini (54) yang meninggal dunia di dalam mobil akibat luka tembak sejumlah bagian tubuhnya yang diduga karena berusaha melindungi cucunya dari tembakan petugas yang memberondong mobil yang mereka tumpangi.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyempatkan diri untuk mendoakan korban dan melepas keberangkatan jenazah sebelum diberangkatkan ke desa asalanya untuk dikebumikan.

Kasus penembakan yang dilakukan sejumlah oknum anggota Polres Lubuk Linggau terhadap pengemudi dan lima penumpang mobil yang menerobos razia lalu lintas terjadi Selasa, (18/4/2017) lalu. Akibat penembakan tersebut satu orang meninggal dunia di dalam mobil bernama Surini (54) akibat tiga tembakan pada bagian dada, satu kritis yakni Indra yang meninggal dunia Senin (24/4/2017). Sementara  empat korban lainnya hanya mengalami luka tembak ringan.

Selengkapnya Baca: Diduga Terobos Razia, Oknum Polisi Kejar dan Tembaki Satu Keluarga. Satu Tewas