Agendakan Pemeriksaan Skrining Sarvik Secara Merata, Dinkes OKUT Siapkan 15 Dokter Terlatih

KABAROKUTIMUR.COM | MARTAPURA – Upaya pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan terhadap masyarakat agar terhindar dari ancaman penyakit Kanker Carvik atau lebih dikenal dengan sebutan Kanker rahim sekaligus menekan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur nantinya akan memberikan pelayanan pemeriksaan skrining CA Sarvik secara merata disetiap Puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan.

Hal itu dikatakan, dr Erly Yani MM.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur ketika dikonfirmasi, Selasa (25/4/2017). Pihaknya juga mengatakan, nantinya pemeriksaan terhadap masyarakat tentunya akan ditangani langsung oleh tenaga medis yang ahli dibidangnya.

“Ini upaya pencegahan yang akan kita lakukan agar masyarakat terhindar dari ancaman penyakit Kanker Sarvik, salah satunya yakni dengan lakukan pemeriksaan Skrining ini. Kedepan kita akan upayakan disetiap Puskesmas yang ada diwilayah kita ini, minimal ada satu dokter terlatih dan dua bidan teruji, jadi pemeriksaan itu bisa dilakukan secara merata,” katanya.

Untuk saat ini, lanjut Erly, pemeriksaan Skrining Sarvik dengan test IVA yang ditangani oleh dokter terlatih baru ada dibeberapa Puskesmas, diantaranya yakni Puskesmas Martapura, Kotabaru, Rawabening, dan Puskesmas Gumawang. Menurutnya, pemeriksaan ini sangatlah penting mengingat berdasarkan hasil catatan WAO, penyakit kanker Sarvik ini menduduki peringkat kedua dunia sebagai penyakit mematikan.

“Tentunya penyakit ini tidak bisa dianggap remeh, karena terbukti disetiap tahunnya khususnya kaum wanita banyak yang menjadi korban keganasan penyakit ini,” lanjutnya.

Sementara, ketika dibincangi sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan Penyakit Menular, Umaidah Kosim mengatakan, sejauh ini di Kabupaten OKU Timur baru memiliki sedikitnya enam Dokter terlatih yang ahli dalam melakukan pemeriksaan Skrining ini. Meskipun begitu, ditahun 2017 pihaknya menargetkan akan mengadakan penambahan sekitar 15 Dokter terlatih yang nantinya akan bertugas diseluruh Puskesmas yang ada disetiap Kecamatan.

“Target kita ditahun ini adakan 15 Dokter terlatih untuk ditempatkan diseluruh Puskesmas. Untuk perihal apa saja yang bisa memicu adanya penyakit ini tidak lain yang paling dominan adalah gaya hidup, merokok, serta kurangnya istirahat yang dapat timbulkan sel-sel kanker. Kalau untuk ciri-ciri gejala awal terkena Kanker Sarvik ini seperti keputihan, dan bau tidak sedap diarea mrs v,” imbuhnya.