Bupati OKU Timur Gelontorkan Dana Desa Untuk 305 Desa

KABAROKUTIMUR.COMBupati OKU Timur HM Kholid MD meminta kepada seluruh desa di OKU Timur agar menggunakan dana desa untuk pembangunan insfratuktur yang bermanfaat bagi masyarakat sehingga alokasi dari dana desa benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal itu diungkapkan Kholid saat penyerahan dana desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) secara simbolis Kamis (4/5) di Balai Rakyat. Dana desa yang digelontorkan untuk kabupaten OKU Timur dari pemerintah pusat sebesar Rp. 223 Miliar.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat akan menyerahkan dana desa secara simbolis

Menurut Kholid, pemerintah tidak akan membatasi jumlah anggaran yang harus digunakan untuk infrastruktur dan untuk simpan pinjam serta kebutuhan desa lainnya karena seluruh dana yang akan digunakan harus berpegang pada peraturan desa masing-masing.

Untuk penyaluran dana desa tersebut kata dia, dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama sebesar 60 persen dan tahap kedua sebesar 40 persen dan ditambah dana tanggungjawab pemerintah OKU Timur sebesar  Rp. 22 Miliar. Dana desa tersebut kata dia, langsung masuk ke rekening bendahara desa masing masing mulai hari Kamis (4/5/2017)-Senin (8/5/2017).

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat menyerahkan dana desa secara simbolis untuk 305 desa defenitif di OKU Timur

Kholid juga mengatakan bahwa dana tersebut harus digunakan untuk insfratuktur dan digunakan untuk pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Bupati tidak membatasi berapa persen untuk infrastruktur dan berapa persen untuk simpan pinjam. Namun harus berpegang  pada peraturan desa masing-masing, namun yang terpenting dana tersebut tidak menjadi berkurang.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat memberikan sambutan dihadapan seluruh kepala desa yang hadir dan tamu undangan

Ketua DPRD OKU Timur Beni Defitson, menjelaskan  penggunaan anggaran harus tetap sesuai aturan, jika tidak akan berisiko masuk jeruji besi. Sebesar  95 persen dana anggaran merupakan transfer dari pemerintah pusat. Sisanya anggaran dari beberapa sumber resmi.

Ketua DPRD OKU Timur Beni Defitson saat menyerahkan dana desa secara simbolis

“Saat ini memang ada pengurangan anggaran dari pusat dan provinsi. Dengan kondisi kekurangan ini mari gunakan anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Jangan sok tahu dalam menggunakan anggaran. Selain itu Kades  jangan jadi bang toyib yang tidak pulang-pulang ketika pulang membawa istri orang,” katanya.

Sedangkan Kajari OKU Timur Suhartoyo SH Mhum, mengatakan jika selama ini mengundang Kades susah sekali karena kepala desa kerap memberikan berbagai alasan karena tidak bersedia hadir.

Kajari OKU Timur Suhartoyo SH Mhum saat menyerahkan dana desa kepada kepala desa di OKU Timur secara simbolis

“Tolong diawasi dana desa yang digunakan. Karena dananya cukup besar. Penegakan hukum di OKU Timur tidak akan membabibuta. Jika sudah dua kali dipanggil dan tidak hadir mohon maaf jika dijemput secara paksa. Jika ada intervensi penggunaan anggaran segera laporkan kepada Kajari, Polisi dan Bupati,” katanya. (adv).