Kapolres OKUT: Masyarakat Harus Bisa Jadi Polisi Untuk Diri Sendiri

kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji (kiri) didampingi sejumlah perwira tinggi Polres OKU Timur
loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Guna menciptakan keamanan dan kenyamanan serta terhindar dari ancaman para pelaku kejahatan baik dalam keluarga maupun ditengah lingkungan masyarakat, hal itu tidak bisa terwujud dengan hanya mengandalkan pihak kepolisian semata. Karenanya, kejahatan bukan hanya datang dari para pelaku kriminalitas saja, melainkan juga terkadang datang karena ulah korban sendiri yang sengaja memperlihatkan kelemahan dan harta benda yang dibawanya.

Hal itu diungkapkan langsung Kapolres OKU Timur, AKBP Irsan Sinuhaji, Ketika dikonfirmasi Minggu (7/5/2017). Menurutnya, jika korban tidak berikan kesempatan pada para pelaku kejahatan, maka paling tidak kejahatan tersebut bisa diminimalisir dan dihindari sedini mungkin. Dirinya mencontohkan, seperti halnya korban jambret mayoritas korban penjambretan disebabkan oleh korbannya yang menentang HP atau membawa barang berharga lainnya dengan terbuka sambil mengendarai sepeda motor.

Sebagai contoh lainnya, lanjut Irsan, seperti korban perampokan. Korban yang lengah dan sendirian menjadi peluang emas bagi para pelaku tindak kejahatan untuk lancarkan aksinya, semestinya korban melakukan beberapa upaya agar terhindar dari ancaman para pelaku, seperti hindari melintas ruas jalan rawan dan tetap waspada dengan perhatikan situasi sekeliling saat berkendara.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat senantiasa menjadi polisi bagi diri sendiri dan lingkungan.

“Polisi bagi diri sendiri yakni dengan berupaya minimalisir kesempatan untuk para pelaku kejahatan melancarkan aksinya terhadap diri kita sendiri. Sedangkan Polisi bagi lingkungan tidak lain dengan mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan melakukan jaga malam bersama-sama,” katanya.

Polisi kata dia, akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat mulai dari menekan angka kriminalitas, menangkap pelaku kejahatan dan memberikajn himbauan kepada masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan dan keluarga tetap aman.

“Dalam waktu dekat mobil akan kita ptrolikan ke sejumlah lokasi dengan menghidupkan sirine dan menggunakan pengeras suara untuk menghimbau masyarakat agar memeriksa pintu dan jendela serta kompor gas agar tidak menjadi kesempatan pelaku kejahatan,” katanya seraya mengatakan, bahwa lingkungan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pelaku tindak kejahatan.