KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Lampu Teplok yang menjadi alat penerangan rumah milik Samijan (60) Warg Desa Srikaton Kampung 4, Kecamatan Buang Madang Timur, Kabupaten OKU Timur yang dihuni oleh pasangan Pauk (50) dan Hartini (40) warga yang sama diduga menjadi penyebab utama terbakarnya rumah tersebut Senin (8/5/2017) sekitar pukul 20.00. WIB malam.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun sedikitnya kerugian yang dialami korban mencapai hingga Rp. 30 Juta lebih karena hampir sebagian besar isi rumah terbakar dan tidak ada yang berhasil diselamatkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kabarokutimur.com, kebakaran terjadi ketika pasangan Pauk dan Hartini sedang meninggalkan rumah dan pergi ke rumah tetangganya Herman (45) untuk menumpang menonton acara televisi. Karena tidak memiliki aliran listrik, saat meninggalkan rumah tersebut, keduanya sengaja menyalakan lampu templok sebagai penerangan di dalam rumah tersebut.

Penerangan menggunakan lampu teplok sudah dilakukan oleh pasangan tersebut sejak tinggal dirumah tersebut karena kediamannya tidak memiliki aliran listrik. Lampu teplok yang diletakkan dilantai diduga tersenggol oleh kucing sehingga terjatuh dan mengenai bahan yang mudah terbakar dan dengan cepat membesar serta menghanguskan rumah milik korban.

Warga Desa Srikaton yang melihat api mulai membesar langsung memberikan pertolongan untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya dibantu oleh sejumlah petugas Kepolisian dan anggota TNI.

Api yang membesar dengan cepat langsung menghabiskan isi rumah korban sehingga tidak ada barang yang berhasil diselamatkan.

Sejumlah warga yang berusaha memadamkan api namun tidak berhasil karena hanya menggunakan peralatan seadanya