Kondisi jalan negara yang mengalami kerusakan dan mengancam keberadaan jembatan kota baru. warga melakukan penimbunan darurat untuk menghindari kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi.

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Pengendara yang akan melintasi ruas Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinteng) tepatnya yang akan melintasi jembatan Kotabaru, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur yang memotong arus Sungai Komering hendaknya berhati-hati. Pasalnya kerusakan jalan yang ada di ujung jembatan Kota Baru tersebut sudah banyak memakan korban karena lokasinya yang seakan tersembunyi dan tepatnya berada di sambungan jembatan yang tidak terlihat oleh pengendara.

Meski belum ada korban jiwa, namun kerusakan jalan tersebut cukup memprihatinkan. Selain bisa menyebabkan jembatan rubuh juga bisa menyebabkan pengendara yang melintas mengalami kecelakaan beruntun.

Kerusakan jalan yang memanjang memotong lebih dari setengah badan jalan tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan yang melintas mengerem secara mendadak karena terkejut lubang yang merupakan sambungan jembatan menganga dengan lebar dan tajam yang dapat membahayakan kendaraan baik sepeada motor maupun mobil.

Ironisnya, meskipun ruas jalan tersebut setiap hari dilalui oleh ratusan bahkan ribuan kendaraan, namun belum ada upaya perbaikan yang dilakukan oleh Balai Besar Kementerian PU Pusat untuk menghindari kecelakaan lalu lintas yang lebih parah lagi.

Menurut informasi dari sejumlah warga, cukup banyak ekcelakaan lalu lintas yang terjadi akibat kerusakan jalan tersebut. Kecelakaan terutama dialami oleh kendaraan roda dua baik yang terpelanting maupun yang menabrak mobil karena mengerem secara mendadak ketika melintasi ruas jalan tersebut.

“Kalau yang tidak tahu atau yang jarang melintas akan ngebut ketika melintasi jembatan Kota Baru ini. Mereka akan terkejut dan mengerem mendadak ketika tiba diujung jembatan karena sambungan jembatan menganga dengan dalam dan tajam,” ungkap Rudi (29) warga Martapura Minggu (14/5/2017).

Menurut Rudi, kecelakaan lalu lintas yang terjadi biasanya dialami pengendara yang jarang melintas dan berkendara dengan kecepatan tinggi. Namun ketika tiba diujung jembatan banyak pengendara yang terkejut dan mengerem atau mereka yang terjebak mobil atau motor lainnya yang mengerem mendadak.

“Kalau tidak terjadi kecelakaan, sempeda motor atau mobil yang terjebak dengan kecepatan tinggi di lubang tersebut akan menyebabkan bannya rusak atau terguncang hebat,” katanya.