Lagi… Satu Pelaku Curat Berusia Remaja Berhasil Diringkus Polisi

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Setelah sebelumnya anggota Sat Reskrim Polres OKU Timur berhasil meringkus empat kawanan pelaku Curat yang masih berusia remaja, kini anggota kembali berhasil meringkus satu pelaku Curat yang juga masih berusia remaja dan sempat buron sejak berhasil lancarkan aksinya pada 28 Januari 2017 lalu.

Berdasarkan hasil laporan pihak kepolisian yang tertuang dalam LP: B/10/V/2017/SUMSEL/OKUT/BLT.III Tanggal 4 Mei 2017 dan juga buah hasil dari penyelidikan anggota Sat Reskrim Polres OKU Timur beserta anggota Unit Rekrim Polsek Belitang III, identitas pelaku yang diketahui bernama Fathul Mashar (19), warga Desa Kutosari, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur berhasil diringkus tanpa perlawanan saat berada dikediamannya, Minggu (14/5/2017) sekitar pukul 03.00 dinihari.

Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kabag Humas AKP Hardan didampingi Kasat Reskrim AKP Faisal P Manalu, ketika dikonfirmasi Senin (15/5/2017) mengungkapkan, pelaku Fathul melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) pada 28 Januari 2017 lalu sekira pukul 16.00 Wib dikediaman korban Arifin Lintong Sihombing (35), warga Desa Nusaraya, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur.

Saat melancarkan aksinya, pelaku Fathul masuk kerumah korban dengan cara merusak pintu belakang dengan menggunakan dua buah pisau sadap karet. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil barang korban berupa satu unit Handphone Nokia N70, dua unit Handphone Mito, satu unit Handphone Nokia, uang senilai Rp 40.000, dan 45 bungkus rokok.

“Saat kejadian, pelaku berhasil masuk kerumah korban dengan cara merusak pintu belakang rumah dengan menggunakan dua buah pisau sadap karet. Akibat kejadian itu, diperkirakan korban alami kerugian sekitar Rp. 1.500.000 dan kita juga berhasil menyita barang bukti dari tangan pelaku berupa satu unit pisau sadap karet dan Handphone Nokia warna merah,” ungkapnya.

Guna menanggung perbuatannya, kini pelaku terjerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.