KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Razia operasi patuh 2017 yang digelar personil gabungan baik dari Mapolres, Dinas Perhubungan, Yon Armed, dan Puslatpur Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 09.00. Pagi berhasil menjaring pelanggar sebanyak 32 pelanggar.

Dalam operasi patuh tersebut, pelanggaran didominasi oleh tilang STNK sebanyak 29 lembar, Sim sebanyak 2 lembar dan satu unit sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan admianistrasi.

“Lokasi razia dilaksanakan di Ruas Jalan Lintas Tengah Sumatera KM 5 Simpang 3 Lingot Desa Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasat lantas didampingi Kasubag Humas AKP Hardan ketika dikonfirmasi.

Menurut Hardan, razia gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Sukamto dengan jumlah personil yang dilibatkan masing-masing Smasing-masing sebanyak 20 personil, Dinas Perhubungan sebanyak 10 personil, Provost TNI sebanyak 3 personil, dan provost Polri sebanyak 1 personil.

“Pelanggaran masih didominasi oleh kendaraan roda dua dengan kategori pelanggaran berupa Kelengkapan kendaraan yang tidak lengkap dan tidak memiliki SIM,” katanya.

Polisi kata Hardan, terus mensosialisasikan kepada masyarakat dan pengendara agar dapat melakukan pembuatan SIM mengingat dokumen tersebut salah satu dokumen yang harus dimiliki oleh pengendara. Selain itu, kelengkapan sepeda motor juga harus dilengkapi karena semua kelengkapan mulai dari kaca spion dan berbagai kelengkapan lainnya berfungsi untuk keselamatan pengendara itu sendiri.
“Terutama helm. Kelengkapan itu sangat fatal terutama untuk keselamatan. Banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan salah satunya adalah tidak mengenakan helm,” katanya.