loading...

KABAROKUTIMUR.COM | SUMSEL – Diduga akibat adanya kebocoran pada angin hidrolix pendorong gigi penggerak proveler, membuat Kapal Tunda Tanjung Buyut 02–212 yang menarik tongkang ARK 04 bermuatan Batubara, Rabu (17/5/2017), sekitar pukul 10.00 Wib, kehilangan kendali dan menghantam tiang vendor jembatan Ampera, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Kapal tunda Tanjung Buyut 02 yang di Nahkodai SA (46) menarik tongkang ARK 04 bermuatan batubara berlayar melintasi perairan Sungai Musi.

Ketika berada di seputaran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, angin hidrolix pendorong gigi penggerak proveler/baling–baling kapal mengalami kebocoran sehingga proveler tidak dapat berfungsi dan mengakibatkan tongkang ARK 04 bermuatan batubara tidak terkendali lalu menghantam tiang vendor Jembatan Ampera.

Ketika dikonfirmasi, Rabu (17/5/2017) Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Robinson DP Siregar SH S.Ik melalui Kasat Polairres Polresta Palembang Kompol Cristopher Panjaitan SH mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini untuk memastikan juga apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian dari Nahkoda kapal tersebut.

“Saat ini kapal disandarkan di dermaga Boombaru sedangkan Tongkang di Lego Jangkar di daerah perairan Pulau Kemaro. Nahkoda kapal Tanjung Buyut 02 saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mako Sat Polair Polresta Palembang,” ungkapnya.
Penulis: Yulius (Humas Polda Sumsel)