Keluar Malam Hendak Beli Rokok, Prans Mengalami Hal Mengerikan di Gumawang

KABAROKUTIMUR.COM, OKUTIMUR | Naas dialami Prans Beldo (17) warga desa Tuguarum, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 23.00. Remaja ini terpaksa dirawat di RS Belitang karena menderita luka bacok pada bagian lututnya yang dilakukan oleh M Nasir (20) warga Desa Bedilan, Kecamatan Belitang.

Informasinya Minggu (21/5/2017) pembacokan terhadap korban Prans tersebut berawal ketika dirinya menjelang tengah malam keluar rumah untuk membeli rokok. Ditengah perjalanan korban berhenti karena melihat sejumlah orang ribut dan ingin berkelahi. Namun baru beberapa saat berhenti, Korban melihat tersangka mencabut golok sehingga beberapa warga lainnya berlarian. Korban yang kemudian ikut berlari terjatuh dan tanpa bertanya langsung dibacok oleh pelaku menggunakan golok yang dibawanya pada bagian lutut sebelah kanan.

Korban kemudian langsung dibawa sejumlah warga ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sementara tersangka usai membacok korban langsung melarikan diri.

Polisi yang mendapat informasi adanya penganiayaan berat tersebut kemudian langsung melakukan identifikasi dan pengejaran terhadap tersangka dan berhasil menangkap tersangka pada hari yang sama Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 18.00. Dikediamannya tanpa perlawanan.

Selain menangkap tersangka polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan tersangka untuk membacok korban.

“Awal kejadian karena adanya selisih paham antara pelaku dengan rekannya. Korban yang kebetulan berada di lokasi dan terjatuh saat mencoba lari disangka pelaku musuhnya dan langsung dibacoknya. Ketika pelaku sadar korban tidak dikenalnya, pelaku kemudian langsung melarikan diri,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui kasubag Humas AKP Hardan Minggu (21/5/2017).

Sementara tersangka Nasir mengaku tidak mengetahui jika orang yang dibacoknya tersebut bukanlah orang yang berselisih dengannya. Dirinya yang mengaku sudah emosi melihat korban terjatuh langsung membacokkan parang tanpa melihat wajah korban.

“Saya tidak tahu jika dia bukan orang yang saya kejar. Saya reflek langsung membacokkan parang ketika melihat korban terjatuh,” kilahnya.