Dua Bulan Terakhir, Satnarkoba Polres OKUT Ringkus Sepuluh Tersangka Pengguna dan Pengedar Narkoba

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Setelah sebelumnya anggota Sat Reskrim Polres OKU berhasil meringkus sedikitnya sepuluh orang tersangka yang diduga kuat merupakan para pelaku tindak kriminal 3C (Curat, Curas, Curanmor) yang kerap meresahkan masyarakat, kini giliran jajaran anggota Satnarkoba Polres OKU Timur menunjukkan hasil kerja nyata dengan keberhasilannya meringkus sepuluh orang tersangka pengguna dan pengedar narkoba selama kurun waktu dua bulan terakhir.

Hal itu diungkapkan langsung Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Wakapolres Kompol Yulianto beserta anggota Satnarkoba saat menggelar Prees Release, kemarin (23/5/2017) dihalaman Mapolres OKU Timur. Dikatakannya, dari sepuluh orang tersangka yang berhasil ditangkap ini terdiri dari delapan pria dan dua wanita yang diketahui merupakan pengguna dan pengedar narkoba.

“Pada bulan April 2017, terdapat enam tersangka yang terdiri dari lima pria dan satu wanita yang tercatat dalam lima LP yang berhasil diungkap. Sedangkan di bulan Mei 2017, diketahui ada tiga LP yang berhasil kita ungkap berikut empat orang tersangka yang terdiri dari tiga pria dan satu wanita,” terangnya.

Selain berhasil meringkus tersangka, anggota juga berhasil menyita sejumlah barang bukti dari tangan tersangka berupa sabu-sabu dengan berat total sebanyak 13,56 gram dan enam butir pil ekstasi yang diduga akan diedarkan tersangka.

“Jumlah total BB yang berhasil kita sita dari tangan tersangka yakni 13,56 gram sabu dan enam pil ekstasi. Saat ini anggota masih berupaya melakukan penyelidikan guna mengetahui dugaan adanya pelaku lainnya yang menjadi pemasok narkoba ke wilayah ini,” ungkapnya.

Tak lupa pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan guru agar senantiasa terus memperhatikan pergaulan lingkungan disekitar. Menurutnya, hampir sebagian besar para pengguna narkoba mengaku awal mulanya mengenali narkoba tidak lain dari sebuah pergaulan sehari-hari.

“Tentunya dalam melakukan upaya pencegahan atau mempersempit ruang peredaran narkoba kami sangat membutuhkan peran serta masyarakat yang aktif dalam memperhatikan lingkungan sekitar. Seperti misalnya hal kecil yang harus dilakukan yakni terus mengawasi pergaulan remaja setiap harinya,” himbaunya.