KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Mantan pejabat Kasat Pol PP Kabupaten OKU Timur, Okto Sriherjeni bersama Kasubag Keuangan Desi, Rabu (31/5/2017), memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan NegeriĀ OKU Timur untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan melakukan tindak pidana korupsi penggunaan anggaran kebisingan angkutan Batubara pada Sat Pol PPĀ selama tahun 2013 – 2014 yang berdampak pada kerugian negara kurang lebih mencapai Rp 600 juta.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri OKU Timur Suhartoyo SH Mhum ketika dikonfirmasi Rabu (31/5/2017), penanganan terhadap kasus Sat Pol PP ini sudah ditangani cukup lama. Bahkan, kabid atas nama Herdi yang sebelumnya ditetapkan juga sebagai tersangka kini telah ditahan dan hukumannya pun sudah diputuskan pengadilan tipikor.

“Penanganan kasus ini terbilang agak lambat, hal itu karena sebelumnya mantan Kasat Pol PP ini saat dilakukan pemanggilan selalu memberikan alasan, sehingga kami harus kembali melakukan penjadwalan ulang. Hasil pemeriksaan ternyata yang bersangkutan dinyatakan sudah layak untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya,” terangnya.

Setelah menjalani pemeriksaan selama beberapa jam dan kasus tersebut dinyatakan layak untuk dilanjutkan tahap selanjutnya, pihak penyidik akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.

“Iya setelah tadi menjalani pemeriksaan, hari ini yang bersangkutan langsung kita limpahkan ke Rutan Martapura,” ungkap penyidik Kejaksaan Negeri OKU Timur.