Pindahkan Pasar Bedug ke Lapangan KONI

Bupati OKU Timur, Wabub, Kapolres, dan unsur muspida saat mersaatkan pasar bedug Ramadhan1838 H
loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Tingginya antusias masyarakat untuk berpartisipasi dalam pasar bedug setiap bulan Ramadhan tentunya dapat meningkatkan usaha kecil dan industri dalam bidang kuliner. Lokasi yang bisa digunakan untuk pasar bedug yang selama ini di Taman Tugu Tani dan Pasar Gumawang dinilai sudah tidak layak lagi karena selain menyebabkan kemacetan, antusias masyarakat untuk berjualan juga membuat lokasi tersebut dinilai tidak memadai lagi untuk dijadikan lokasi pasar bedug.

Bertolak dari kondisi tersebut akhirnya pemerintah OKU Timur berinisiatif untuk memindahkan lokasi pasar bedug terutama yang ada di Martapura ke lapangan koni yang saat ini sudah menjadi Taman Tani Mardeka (TTM) mulai tahun 2018 mendatang.

“selama dua tahun terakhir pemerintah melakukan penilaian terhadap antusias masyarakat saat pasar bedug. Banyaknya minat dan pengunjung yang memadati pasar bedug setiap hari tentu saja menjadikan lokasi ini tidak memadai lagi. Tahun depan pemerintah berencana untuk memindahkan pasar bedug ke TTM,” ungkap Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutannaya saat membuka pasar bedug Selasa (30/5/2017).

Menurut Kholid, selain disebabkan lokasi yang sudah tidak memadai, pemindahan pasar bedug juga dilakukan agar perkembangan wilayah di Kecamatan Martapura juga berkembang sehingga setiap wilayah memiliki pengembangan yang signifikan.

“Taman tugu tani ini sudah ramai karena selain pasar, juga dijadikan sebagai lokasi bermain. Untuk pengembangan wilayah rasanya kita perlu memintahkan pasar bedug ini ke TTM sehingga ada pemerataan,” katanya.

Demikain juga dengan pasar bedug yang ada di Gumawang, saat ini kata dia, pasar bedug masih berad adi tengah pasar dengan mendirikan tenda di tengah pasar. Jika memang memungkinkan lanjutnya, tahun depan pasar bedug juga akan dipindahkan ke lapangan KONI.

“Namun harapan kita kepada selurubh pedagang dan masyarakat agar konsisten dan tidak berjualan di pinggir jalan. Ini dilakukan agar ada pemerataan dalam kemajuan daerah,” katanya.

Berdasarkan pengamatan, ratusan pedagang yang berasal dari berbagai wilayah di Kecamatan Martapura memadati taman Tugu Tani dalam rangka pembukaan pasar bedug Ramadhan 1438 Hijriah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Hj Sri Inasih dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan pasar bedug bertujuan untuk memeriahkan bulan suci ramadhan dan membantu pedagang industri kecil kuliner dalam memasarkan hasil produksi dan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan menu berbuka takjil dan sahur.

“Pasar bedug dilaksanakan di dua lokasi. Untuk Martapura dilaksanakan di Pasar Tugu tani dan di Belitang,” katanya.

Menurut Sri, para peserta pasar bedug berjumlah sekitar 300 pedagang untuk Martapura demikian juga untuk Wilayah Belitang. Para peserta juga kata dia, ditekankan untuk tidak menjual makanan dan minuman berbahaya karena kata dia, keberadaan pasar bedug diharapkan menjadi lokasi masyarakat untuk mendapatkan makanan sehat tanpa pengawet.