Selesai Dibangun, Ini Nilai Proyek Pembangunan Jembatan Gunung Batu OKU Timur

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Setelah melewati transportasi yang cukup sulit akibat patahnya Jembatan Gunung Batu di Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur yang dibangun pemerintah Kolonial belanda tahun 1838 lalu yang saat ini sudah berusia sekitar 78 tahun, akhirnya masyarakat bisa kembali menuju Kota Palembang tanpa harus memutar ke perkebunan PT LPI dan Kabupaten OKU dengan biaya yang cukup besar.

Peresmian Jembatan Gunung Batu sendiri dilaksanakan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin SH didampingi Bupati OKU Timur HM Kholid MD, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Ir H Ucok Hidayat, ketua DPRD, dan sejumlah anggota DPRD OKU Timur, Sabtu (10/6/2017).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Ir H Ucok Hidayat mengatakan, dalam pembangunan jembatan air komering yang dikebut sejak Bulan desember 2016 hingga Mei 2017 menghabiskan dana sebesar Rp. 47. 622.000.000.

Duplikasi Jembatan Gunung Batu tersebut dibangun dengan panjang sekitar 184 Meter yang bisa digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil bumi yang sebelumnya sempat terhambat akibat patahnya jembatan yang berada tepat disamping jembatan yang baru selesai dibangun.

“Kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menjaga dan membantu proses pembangunan duplikat Jembatan Air Komering yang ada di Desa Gunung batu ini. Dan kepada aparat kepolisian Polsek Cempaka kami juga mengucapkan terimakasih karena telah menjaga arus lalu lintas selama pelaskanbaan pengerjaan Jembatan Gunung Batu ini,” kata Ucok.

Sedangkan Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutannya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin yang telah bersedia datang langsung meresmikan Jembatan Air Komering tersebut. Selain itu, Kholid juga mengucapkan terimakasih kepada gubernur yang telah menganggarkan pembangunan jembatan tersebut sehingga pelaksanaannya bisa dikebut dan selesai dalam kurun waktu Desember 2016-Mei 2017.

“Waktu pertama kali patah akhir 2016 lalu, pak gubernur berjanji akan mempercepat pembangunannya dan dia berjanji akan menyelesaikan pembangunannya pada bulan Juni 2016 namun dalam pelaksanaannya jembatan ini sudah selesai pada Mei 2017. Kami masysarakat OKU Timur mengucapkan terimakasih kepada pak gubernur sehingga masyarakat tidak perlu memutar lagi untuk menuju Kota Palembang seperti sebelum pembangunan jembatan ini selesai dibangun,” kata Kholid.

Sedangkan gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin SH dalam sambutannya berharap agar masyarakat dapat menjadikan jembatan tersebut sebagai aset dan menjaganya sehingga bisa bertahan cukup lama yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam meningkatkan perekonomian.

“Sebelumnya masyarakat resah karena jembatan patah dan untuk membawa hasil bumi terpaksa harus memutar dengan biaya yang berlipat. Saat ini jembatan ini sudah selesai dan ini dibangun untuk masyarakat. Tolong dipelihara dan jadikan ini sebagai aset. Kalau memang perlu ditambah lampu. Insya Allah kan segera ditambah lampu,” katanya.