Populasi Ternak Terus Meningkat, OKU Timur Tolak Daging Impor

Penjual daging di Pasar Martapura Kabupaten OKU Timur

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Kabupaten OKU Timur yang terkenal sebagai penghasil daging terbesar di Sumsel siap memenuhi kebutuhan daging selama Ramadan 2017 maupun hari raya Idul Fitri mendatang. Sebab, selama ini OKU Timur memang dilirik berbagai kabupaten dan provinsi tetangga dalam memenuhi kebutuhan daging baik kambing, sapi maupun kerbau.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan, dalam bidang peternakan dan perikanan populasi ternak di OKU Timur ini terus mengalami peningkatan. Untuk itu, tidak heran jika OKU Timur selain dijuluki kabupaten Lumbung Pangan juga menjadi kabupaten swasembada daging.

“Dipastikan di OKU Timur tidak ada daging impor. Karena produkai daging kita sendiri melimpah. Untuk populasi ternak besar kita dari 66.370 ekor tahun 2015 kini tahun 2016 menjadi 70.998 ekor. Sedangkan populasi ternak kecil dari 61.217 ekor tahun 2015 lalu di tahun 2016 meningkat menjadi 62.540 ekor. Sementara untuk populasi unggas dari 858.369 ekor tahun 2015 naik menjadi 897.610 ekor di tahun 2016,” katanya.

Selain itu, produksi daging juga mengalami peningkatan dari 4.434,17 ton selama tahun 2015 naik menjadi 4.464,32 ton tahun 2016 lalu. “Kemudian untuk produksi telur juga mengalami peningkatan tahun 2015 mencapai 292,74 ton dan masuk tahun 2016 produksi telur mengalami peningkatan menjadi 305 ton,” terangnya.

Dikatakan Bupati, pemerintah patut berbangga dengan pencapaian yang ada, namun itu semua bukanlah tujuan utama  karena hal tersebut justru harus menjadi pemicu dan motivasi untuk lebih meningkatkan Kabupaten OKU Timur menjadi lebih baik lagi.       Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan OKU Timur Ir Santio MM menambahkan, setiap tahun OKU Timur selalu mengirimkan sapi dan kambing ke berbagai daerah terutama saat menjelang hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

“Kita juga sudah ada pasar hewan, dimana kebanyakan yang datang berasal dari luar OKU Timur seperti dari Kabupaten terdekat hingga berbagai provinsi seperti Jambi, Bengkulu dan Lampung,” pungkasnya.