H-5 Jelang Lebaran, Arus Lalu lintas Jalinteng OKUT Mulai Ramai Dipadati Pemudik

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Memasuki H-5 jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, kondisi arus lalu lintas ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera di Kabupaten OKU Timur mulai dipadati kendaraan pemudik. Berdasarkan pantauan dilapangan, Selasa (20/6/2017), kepadatan arus lalu lintas disepanjang ruas Jalinteng OKU Timur mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

Meskipun begitu, kepadatan arus lalu lintas tersebut tidak menjadi kendala bagi pemudik karena sepanjang ruas Jalinteng OKU Timur dapat dipastikan bebas dari kemacetan. Selain itu, para pemudik mengaku nyaman dalam perjalanan karena dibeberapa titik ruas Jalinteng ada beberapa pos pengamanan polisi dan juga terdapat rest area yang dibangun masyarakat.

“Bisa dipastikan arus mudik ini terbebas dari kemacetan, karena di OKU Timur tidak ada pasar tumpah. Tapi kerusakan jalan dengan kondisi banyaknya lubang dibeberapa titik ruas Jalinteng sejauh ini banyak dikhawatirkan para pemudik, karena dapat mengancam keselamatan jika tidak berhati-hati,” terang Dini (28), warga Desa Kotabaru saat dibincangi Selasa (20/6/2017).

Menurutnya, lanjut Dini, arus lalu lintas ruas Jalinteng OKU Timur biasanya dipadati para pemudik sekitar pukul 22.00 Wib hingga menjelang dini hari, mengingat pemudik banyak yang menggunakan fasilitas penyeberangan kapal Feri Merak-Bakauheni di sore hari.

“Dari tahun-tahun sebelumnya, Jalinteng selalu ramai saat malam hari. Biasanya puncak kendaraan mudik pada H-1. Namun untuk tahun ini belum bisa dipastikan apakah ada peningkatan arus mudik dari tahun sebelumnya,” lanjutnya.

Guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemudik pasukan gabungan yang terdiri dari anggota TNI, Polri, Dishub, Pol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka dan peserta lainnya digelar Operasi Ramadniya Musi 2017 yang dibentuk dan diseragamkan pada apel gelar pasukan, Senin (19/6/2017) lalu.

Tim gabungan operasi Ramadniya tersebut kini sudah menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo yang diantaranya menginstruksikan menjaga stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif, dan keamanan serta kenyamanan para pemudik saat arus mudik dan arus balik.

“Kita menurunkan sebanyak 187.012 personil gabungan yang terdiri dari kepolisian dibantu stakeholders terkait dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat maupun pemudik,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji.