Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga OKU Timur di Dua Kecamatan

H Rusman SE MM

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR –  Kondisi Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa minggu terakhir membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Timur menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Demikian diungkapkan Kepala BPBD H Rusman SE MM Minggu (2/7/2017).

Menurut Rusman, dalam kurun waktu dua minggu terakhir kondisi cuaca sangat ekstrem mulai dari hujan deras disertai angin kencang. Bahkan kata dia, angin puting beliung sempat menerpa warga Kecamatan Bunga Mayang dan beberapa desa di Kecamatan Martapura sehingga menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan ringan.

“Puting beliung terjadi sebanyak dua kali dalam dua minggu terakhir yang menyebabkan kerusakan rumah warga dibagian atap. Di Bunga Mayang beberapa waktu lalu, puluhan atap rumah warga rusak dan satu sekolah tertimpa pohon. Sedangkan diwilayah Martapura, tepatnya di Kotabaru, keromongan, dan perjaya terjadi hal serupa. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakana ringan dibagian atap,” katanya.

Menurut Rusman, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan akibat bencana alam puting beliung tersebut tentu saja cukup merugikan dan bisa saja membahayakan masyarakat jika tidak diwaspadai. Untuk itu kata dia, pihaknya terus menyiagakan Tim Reaksi Cepat(TRC) peduli bencana untuk memberikan bantuan kemungkinan terjadinya angin puting beliung dan banjir.

“Kita menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap angin kencang dan puting beliung disertai hujan yang bisa saja terjadi secara mendadak dan tidak bisa diprediksi,” katanya.

Sementara salah satu warga Kotabaru yang atap rumahnya mengalami kerusakan mengatakan bencana alam tersebut tidak pernah diduga karena kondisi hujan disertai angin cukup kencang.

“Awalnya seperti hujan biasa yang disertai angin. Namun ternyata membahayakan dan membuat atap rumah beterbangan. Tidak ada yang mengenai penghuni rumah. Namun kejadian seperti ini tetap harus diwaspadai karena bisa sangat berbahaya,” katanya.