KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR РPara pelaku kejahatan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah Bumi Sebiduk Sehaluan yang terbilang cukup meresahkan dan dikenal tak segan melukai korbannya baik menggunakan senjata api maupun senjata tajam.
Seperti yang dialami Arif Hasanudin (20) Warga Dusun Wonorejo, Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur. Salah satu mahasiswa di perguruan tinggi wilayah Belitang ini terpaksa dirawat secara intensif di RSUD Tulus Ayu setelah mengalami luka bacok di Perut dan wajahnya saat berkelahi dengan perampok yang mencoba menjarah di rumahnya Rabu (12/7/2017) sekitar pukul 12.00.WIB.
Perampok tersebut dipergoki oleh Arif ketika sedang mencari barang berharga di rumahnya yang saat itu sedang sepi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh kabarokutimur.com, perkelahian antara Perampok dengan pemilik rumah tersebut berawal ketika Arif yang baru pulang dari sawah mencurigai adanya satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio yang terparkir di halaman rumahnya.
Karena Arif mengetahui rumahnya sedang kosong dan kedua orangtuanya sedang pergi, kemudian dirinya masuk dan memeriksa rumahnya. Setibanya didalam rumah, Arif terkejut melihat pelaku yang diketahui bernama Yudianto alias Pecok (21) warga Desa Sido Mulyo, Kecamatan Belitang, sedang mengacak-acak isi rumahnya mencari barang berharga.
Panik karena kepergok penghuni rumah, pelaku kemudian langsung mengambil pisau lipat yang disimpannya dan langsung membacok perut dan wajah sebelah kanan Arif dengan menggunakan pisau lipat yang dibawanya.
Setelah berhasil melukai pemilik rumah yang memergoki aksinya, perampok tersebut kemudian langsung melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya terparkir di halaman rumah korban.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri dan menghubungi pihak kepolisian. Sedangkan warga lainnya langsung membawa Arif ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil memangkap pelaku tidak jauh dari lokasi kejadian dan langsung dibawa ke kantor polisi untuk menghindari amuk massa yang sudah emosi melihat kelakuan tersangka.
Massa yang emosi kemudian melampiaskan dengan membakar sepeda motor pelaku yang tertinggal di halaman rumah Arif.
“Saat kejadian sempat ada perkelahian antara korban dan pelaku. Hasilnya korban mengalami dua luka tusuk pada bagian perut dan pipi sebelah kirinya. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kabag Humas AKP Hardan didampingi Kasat Reskrim AKP Faisal P Manalu saat dikonfirmasi, Rabu (12/7/2017).
Tak lama berselang, berkat kesigapan pihak kepolisian yang disaat itu sudah berada di TKP setelah sebelumnya menerima laporan adanya kejadian tersebut dengan dibantu warga sekitar pelaku berhasil ditangkap.
“Tersangka berhasil kita tangkap tak jauh dari lokasi kejadian. Dalam proses penangkapan, anggota kita terpaksa melumpuhkan pelaku karena terus berusaha melarikan diri meski sudah diberikan tembakan peringatan berulang kali,” terangnya.
Dari tangan tersangka, anggota berhasil menemukan sejumlah uang senilai Rp. 600 ribu dan satu buah jam tangan milik korban. Guna menanggung perbuatannya tersangka Pecok terjerat pasal 365 KUHP sebagaimana yang tertuang dalam laporan pihak kepolisian LP.B/18/VII/Sumsel/OKUT/Sek-BLT.
“Pelaku ini masuk kerumah korban dengan cara menjebol pintu samping rumah korban. Setelah kita lakukan olah TKP, selain uang senilai Rp. 600 ribu dan satu buah jam tangan dari tangan pelaku, kita juga temukan satu buah pisau lipat yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korbannya,” imbuhnya.