Transaksi Uang di Basemah Expo Diprediksi Capai Rp 2 Miliar

KABAROKUTIMUR.COM | SUMSEL – Plt Kepala Dinas Perindustrian Pedagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM dan PP Kota Pagaralam, Gindo Simanjuntak melalui Kabid Perdagangan, Rano Fahlesi memprediksi, jika transaksi atau perputaran ekonomi, pada gelaran Besemah Expo tahun 2017, akan mengalami peningkatan sekitar 20 persen, jika di banding dengan pelaksanaan Besemah Expo di tahun lalu.

“Kami perkirakan perputaran uang di gelaran Besemah Expo tahun ini,  jauh meningkat, jika di bandingkan dengan tahun 2016, ada peningkatan itu rata-rata sekitar 20 peraen,” ujar Rano kepada Sripoku.com, Jumat (14/7/2017).

Rano mengatakan, peningkatan ini cukup beralasan, mengingat pelaksanaan Besemah Expo tahun ini, bertepatan dengan musim panen di Kota Pagaralam, sehingga diharapkan daya beli masyarakat ikut meningkat. 

“Besemah Expo kali ini bersamaan dengan musim panen, kita targetkan dari awal hingga akhir kegiatan Besemah Expo, perputaran uang bisa tembus di angka Rp1 M sampai Rp2 M,” katanya.

Menurut Rano, Besemah Expo yang menampilkan berbagai produk unggulan di Kota Pagaralam, yang siap diproduksi secara massal dan dipasarkan secara luas.

Jadi, dari transaksi yang ditargetkan, terdapat produk-produk Pagaralam yang terjual pada pameran, termasuk juga produk lainnya.

Baca Juga: Remaja 16 Tahun di Baturaja Nikahi Nenek Berusia 71 Tahun dengan mahar Rp. 200. Ini Tanggapan Psikolog

Baca Juga: Uang Kertas Berhamburan Dijalan Palembang, Ternyata Ini Alasan Pelakunya

Baca Juga: Polres Musirawas Terjunkan Tim Patroli Air Amankan Pengunjung Danau Aur

Tidak hanya transaksi atau estimasi perputaran ekonomi yang dicapai pada Besemah Expo, tapi produk unggulan Kota Pagaralam yang dipamerkan, harus mendapatkan sambutan yang antusias dari masyarakat.

Bahkan produk-produk ini bukan tidak mungkin kedepannya, akan diproduk secara massal dan dipasarkan lebih luas, sehingga menjadi produk unggulan.

“Pameran Besemah Expo memamerkan produk unggulan Kota Pagaralam, seperti teh, kopi mulai dari proses penanaman hingga perawatan tanaman kopi, batik Besemah, pupuk organik, kerajinan tangan khas tanah Besemah, souvenir dan masih banyak produk lainnya,” pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post