Ini dia Pelaku yang Menembak Pemudik di Jalur Komering, Polisi Menangkapnya di Sebuah Rumah Kosong

Tersangka Roy (kiri) pelaku penembakan Kurniadi iyang akan mudik ke kampung halamannya untuk merayakan Idul Fitri Juni lalu
loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Masih ingat nasib tragis yang dialami Kurniadi (29), warga Desa Srikencana, Kecamatan Madang Suku II yang tewas mengenaskan setelah menjadi korban penembakan pelaku begal sadis saat dalam perjalanan menuju kampung halamannya pada 22 Juli 2017 lalu.

Sejauh ini anggota Tim Shadow Walet (SW) Satreskrim Polres OKU Timur berhasil meringkus Roy, satu dari empat pelaku penembakan sadis tersebut yang diketahui masih berusia 17 Tahun. Dari tangan tersangka, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa  satu unit motor Yamaha jenis V-ixion yang merupakan milik korban.

Berdasarkan hasil laporan pihak kepolisian yang tertuang dalam LP: B/18/ VI/2017/SS/Okut/ Sek BMD, tanggal 22 Juni 2017, identitas satu dari empat pelaku yang berhasil diringkus diketahui bernama Roy Hendra (17) warga  Dusun I Desa Anyer, Kecamatan BP Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur.

Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kabag Humas AKP Hardan didampingi Kasat Reskrim AKP Faisal P Manalu ketika dikonfirmasi Sabtu (29/7/2017) membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil menangkap tersangka Roy setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian yang dilakukan selama dua hari sejak 25 hingga 27 Juli 2017 di Desa Anyer.

Setelah mengetahui keberadaan tersangka pada 27 Juli sekitar pukul 22.00 Wib, Tim SW Polres OKU Timur langsung melakukan penggerebekan di tempat persembunyian tersangka yang diketahui merupakan rumah kosong milik warga bernama Usup. Dari dalam rumah kosong tersebut polisi berhasil menangkap satu dari tiga tersangka bernama Roy yang sedang bersembunyi. Setelah berhasil ditangkap, Polisi langsung membawanya ke Mapolres OKU Timur untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga: Tragis.. Hendak Pulang ke Kampung Halaman, Kurniadi Tewas Ditembak Pelaku Begal

Perampokan terhadap Kurniadi dan keponakannya bernama Sandi (20) berawal ketika dua saudara tersebut mudik dari Ibukota Jakarta untuk merayakan Idul Fitri 1438 H di Kampung halamannya dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha V-ixion warna putih merah Nomor Polisi (Nopol) BG 5936 ES dari Jakarta menuju desa Srikencana Kecamatan Madang Suku II.

Ketika Kurniadi dan keponakannya melintasi ruas jalan Desa Sribunga, ternyata mereka sudah dibuntuti oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor CB warna  yang langsung menembak korban dari samping dan tepat mengenai tengkuk korban hingga meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dihadapan Polisi, tersangka Roy mengaku melakukan pembegalan dan penembakan Kurniadi berawal ketika dia bersama tiga rekannya masing-masing Yoga, Beri, dan Sumo Kamis (22/6/2017) lalu bertemu di warung milik Oman. Setelah bertemu di warung tersebut, ke empat pelaku kemudian berpindah tempat ke sebuah pabrik untuk mengintai korbannya.

Baca Juga: Dua Jam Usai Melancarkan Aksinya, Satu Pelaku Curas Ini Berhasil Diringkus Tim SW Polres OKUT

Baca Juga: Tiga Tahun Buron, Pelaku Curas Ini Tak Berkutik saat Dibekuk Tim Shadow Polres OKUT

Baca Juga: Satu dari Dua Pelaku Begal Ini Nyaris Tewas Dihajar Massa

“Tidak lama kami menunggu, kemudian korban dan rekannya melintas dengan cara berboncengan. Melihat korban melintas. Sumo kemudian berboncengan dengan saya. Sedangkan Beri berboncengan dengan Yoga mengejar dan membuntuti korban,” pengakuan tersangka Roy.

Dilanjutkan Tersangka Roy, setibanya di ruas desa Sribunga, Sumo dan Roy langsung memepet korban. Setelah korban berhasil dipepet, tersangka Sumo langsung memberikan senjata api kepada dirinya untuk mengancam korban agar berhenti dan menyerahkan sepeda motor yang mereka bawa.

“Kurniadi dan keponakannya kemudian berhenti. Namun mereka tidak mau menyerahkan sepeda motor yang mereka bawa. Dia justru memberikan perlawanan dengan cara menendang,” katanya.

Melihat korbannya memberikan perlawanan, Sumo kemudian memerintahkan Roy untuk menembak korban yang tepat mengenai tengkuknya dan meninggal dunia diTempat kejadian perkara.

“Setelah korban terjatuh, tersangka Yoga kemudian mengambil sepeda motor korban. Sedangkan saya mengambil tas korban. Kemudian kami berlari dan berhenti di tanggul Irigasi dibelakang SMP Anyer. Kami kemudian menuju Desa Rawasari untuk menaruh motor dikebun,” katanya.

Sementara Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasubag Humas didampingi Kasat Reksim saat ini tim SW Polres OKU Timur masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya yang masih berkeliaran.

“Anggota kita masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka Roy. Identitas ketiga tersangka lainnya sudah kita kantongi dan masih dalam pengejaran,” katanya.

Baca Juga: Dua Rumah Milik Warga Sukanegeri Hangus Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Ratusan Juta

Baca Juga: Peduli Korban Kebakaran, anggota TRC BPBD OKUT Berikan Bantuan Logistik