Warga OKUT Dihebohkan Adanya Isu Beredarnya Video Pasangan ‘Gay’ Mesum Diperkebunan Tebu LPI

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Sebagian besar masyarakat dan nitizen OKU Timur khususnya yang bermukim di wilayah Kecamatan Belitang sekitarnya, belum lama ini sempat dihebohkan dengan isu beredarnya rekaman video adegan mesum dua orang pria yang diduga kuat sebagai pasangan ‘Gay’ beredar di media sosial Facebook. Tak pelak rekaman video tersebut sontak menjadi perbincangan hangat ditengah kalangan masyarakat, meski unggahan video tersebut sejauh ini sudah dihapus oleh pemilik akun dan belum bisa dipastikan kebenarannya.

Berdasarkan pengamatan Kabar OKU Timur, rekaman video tak lazim berdurasi kurang lebih tiga menit tersebut pertama kali diunggah ke media sosial oleh pemilik akun Facebook bernama Arief Muhamad pada 28 Juli 2017 sekitar pukul 18.30 Wib. Selain itu, diketahui juga lokasi yang dipergunakan pasangan tersebut untuk mendokumentasikan adegannya berada di tengah perkebunan tebu PT LPI Site Komering, Kabupaten OKU Timur.

“Saya belum tahu pasti identitas dua orang pria yang melakukan dan merekam video adegan tak lazim itu. Pada caption unggahan video yang sudah saya screen sebelumnya tertulis lokasi yang digunakan mereka yakni berada di tengah perkebunan tebu PT LPI. Mirisnya lagi, unggahan video itu sudah tersebar sampai ke wilayah Jogja dan Solo,” ungkap sumber kabarokutimur.com yang enggan menyebutkan namanya saat di wawancarai, Senin (31/7/2017).

Menyikapi hal itu, Andre (26) warga Kecamatan Cempaka yang juga merupakan mahasiswa di salah satu universitas swasta wilayah Belitang mengaku resah dengan adanya isu beredarnya rekaman video mesum yang dilakukan oleh dua orang pria ditengah perkebunan tebu PT LPI site Komering. Meski kebenaran adanya video tersebut belum dapat dipastikan, pihaknya tetap mengecam adegan mesum yang dilakukan kedua pria tersebut.

“Saya sempat dengar isu beredarnya video mesum pasangan gay itu, cuma pas saya searching di Facebook video itu tidak ketemu. Tentunya saya pribadi sangat resah, karena isu itu bisa berikan dampak negatif bagi lingkungan sekitar,” terangnya.

Sementara, Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji ketika dikonfirmasi hal terkait mengaku baru mendengar adanya isu beredarnya rekaman video tersebut di media sosial Facebook. Meskipun begitu, pihaknya akan mencoba melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran adanya isu tersebut.

Baca Juga : Narkoba Asal OKUT Gagal Beredar Dibengkulu.. Jumlahnya Cukup Fantastis !!!

Baca Juga: Ini dia Pelaku yang Menembak Pemudik di Jalur Komering, Polisi Menangkapnya di Sebuah Rumah Kosong

“Saya baru dengar adanya isu beredarnya rekaman video itu di Facebook, nanti saya akan coba lakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kebenarannya,” imbuhnya.