Berita Penggerebekan Bidan Hoak, Justru Dia Menjadi Korban

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Pemberitaan media Online Kabar OKU Timur yang memuat pemberitaan mengenai oknum bidan di kecamatan Madang Suku II tertangkap dalam mobil dengan pasangannya yang dimuat oleh media Kabar OKU Timur dipastikan hoak dan tidak benar.

Bahkan narasumber yang sebelumnya menginformasikan mengenai adanya penangkapan tersebut hingga saat ini tidak bisa dihubungi lagi. Bahkan akun facebook yang bersangkutan juga tidak bisa diakses yang diduga telah dihapusnya karena menyadari telah menyebarkan berita bohong yang akhirnya dimuat oleh kabarokutimur.com.

Kabar OKU Timur selaku media online yang menerbitkan berita mengenai oknum bidan di Kecamatan Madang Suku II tersebut mengucapkan permohonan maaf karena setelah ditelusuri secara seksama informasi tersebut tidak ada dasar dan narsasumber yang menyampaikan informasi tersebut saat ini sudah tidak aktif lagi.

Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur dr Early juga ketika dikonfirmasi membantah adanya informasi salah satu pegawainya telah tertangkap melakukan tindakan tersebut. Dirinya juga meminta kepada media yang bersangkutan agar dapat memuat berita positif dan klarifikasi yang menjelaskan bahwa pemberitaan mengenai oknum bidan yang ditangkap tersebut tidak benar.

“Jangan terlalu mudah mempercayai informasi yang belum pasti kebenarannya. Apalagi dari narasumber yang tidak dikenal. Sebuah informasi bisa saja salah dan bisa saja benar. Namun sebelum dijadikan konsumsi publik akan lebih baik jika dilakukan kroscek terlebih dahulu sehingga tidak ada kesalahpahaman,” katanya.

Kaca Mobil Dihancurkan Dengan Kayu

Sementara berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, bidan yang bertugas di Kecamatan Madang Suku II tersebut merupakan korban yang menderita kerugian akibat kerusakan mobilnya yang dilakukan oleh warga berinisial PR dan MR (40).

Pengrusakan kendaraan roda empat jenis Toyota Kijang Innova milik bidan tersebut berawal ketika korban mengendarai mobilnya di ruas Jalan umum Desa Rasuan Baru, Kecamatan Madang Suku II pada Jumat (4/8/2017) sekitar pukul 15.00. WIB lalu.

Ketika dalam perjalanan, mobil korban dipepet oleh kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Honda dan meminta korban untuk berhenti. Diduga karena takut, korban kemudian tetap melaju. Namun pelaku justru menghadangkan sepeda motornya hingga korban terpaksa menghentikan laju kendaraannya.

Setelah berhenti pelaku PR kemudian langsung mengambil kayu dan memukul body mobil sebelah kanan dan kaca mobil bagian belakang. Setelah melakukan pengrusakan tersebut, pelaku kemudian langsung meninggalkan lokasi. Sementara korban melaporkan pengrusakan tersebut ke Mapolsek Madang Suku II dengan laporan LP-B/15 / VIII/ 2017/ SUMSEL/ OKUT/ MDS 2 Tanggal 04 Agustus 2017.

“Kejadian sebenarnya adalah pengrusakan mobil milik bidan yang bertugas di kecamatan Madang SUKu II. Kalau bidan itu tertangkap warga tidak ada. Yang ada adalah pngrusakan yang mobil korban,” ungkap kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui kasubag Humas AKP Hardan HS Ketika dikonfirmasi.