Kepala Desa di OKU Timur Dibekali Ilmu Administrasi

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat menyematkan tanda peserta pada kegiatan PPTPKD dan Siskeudes.

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Untuk memastikan tidak ada kesalahan pemerintah desa dalam melakukan pembukuan mengenai kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam penggunaan dana desa baik dari APBN, Provinsi maupun Kabupaten, pemerintah OKU Timur menggelar Pelatihan Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PPTPKD) di Kantor Desa Gumawang Kecamatan Belitang Senin (7/8/2017).

PPTPKD tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan Sumber Daya yang ada di seluruh desa melalui Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Administrasi Keuangan Desa. Selain PPTPKD, dalam kesempatan itu juga dilaskanakan sosialisasi Sosialisasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) bagi Aparatur Pemerintah Desa.

“Ini merupakan upaya strategis pemerintah desa karena fungsinya yang sentral untuk mendukung kemampuan efektifitas pemerintahan desa dalam mencapai tujuan dan pengembangan kedepan yang bersifat investasi jangka panjang,” ungkap Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutannya.

Menurut Kholid, kepala desa yang memiliki kompetensi tinggi dan up to date merupakan salah satu modal yang cukup kuat bagi pemerintah desa dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara efektif. Dalam kesempatan itu juga kholid menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM aparatur merupakan tanggungjawab pemerintah.

“Salah satu fungsi utamanya adalah membangun kompetensi SDM lembaga yaitu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan dengan profesional sesuai dengan PP Nomor 101 tahun 2000,” katanya.

Menurut Kholid, dalam mengembangkan kompetensi SDM (Competency-based Training) membutuhkan struktur kurikulum dan silabus yang berbasis kompetensi atau disebut KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) atau Competency-based curriculum.

“Dengan menggunakan pendekatan KBK, unit-unit pendidikan dan pelatihan yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah dapat memastikan kompetensi-kompetensi apa saja yang dibutuhkan oleh lembaga dibawahnya,” jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post