Turun ke Sumur Bersama Mesin, Penggali Sumur Meninggal Dunia Diduga Keracunan Gas

KABAROKUTIMUR.COM | SUMSEL – Tragis sekali nasib Bambang (35) warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim ini. Diduga keracunan gas buang (CO2), ia tewas ketika menguras Sumur di belakang rumah Vera warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, Selasa (8/8) sekitar pukul 14.00. WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Sriwijaya Post, Rabu (9/8/2017) kejadian tersebut berawal ketika dua orang laki-laki yakni Bambang dan Sobirin Kurdi, menguras sumur milik Hera.

Sewaktu menguras sumur, korban masuk ke dalam sumur menggunakan alat bantu mesin air, saat dilakukan penyedotan mesin air mengeluarkan asap sehingga korban diduga keracunan Gas buang (CO2) hingga meninggal di lokasi kejadian.

Melihat korban sekarat dan minta tolong, temannya Sobirin yang berada diatas berusaha untuk menolong, sambil menjerit-jerit minta tolong kepada warga. Kemudian oleh warga, mesin penyedot air langsung dimatikan, dan menolong korban dan diangkat keatas langsung dibawa ke puskesmas, tetapi sayang nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

Kemudian warga melaporkan ke Polsek Rambang Lubai dan langsung mengirim Kanit Reskrim Aiptu Ringkas Depari, untuk menindak lanjuti laporan tersebut.

Ketika tiba di lokasi kejadian, ternyata benar, di sumur belakang rumah Hera ada warga yang tewas diduga terhisap CO2.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan, Kapolsek Rambang Lubai AKP Indra Kusuma, pihak sudah mengamankan TKP dengan memasang Police Line, memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti guna pemeriksaan.

Korban sudah divisum di Puskesmas dan dimakamkan keluarganya. Adapun penyebab kematian korban diduga keracunan gas buang (CO2).

Sumber: Sriwijaya Post