Oyong Damiri: “Dak Ado Lagi Istilah Komering Punyo Duku Palembang Punyo Namo”

Ketua Asosiasi Bahan peledak Indonesia Oyong Damiri (Kiri) didampingi Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan keluarga saat berkunjung.

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Ketua Asosiasi Bahan Peledak Indonesia Oyong Damiri SE MM yang merupakan putra daerah asli Desa Rasuan Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur mengapresiasi kepemimpinan Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan wakil Bupati Fery Antoni dalam memajukan OKU Timur dari berbagai sektor terutama sektor pertanian dan perkebunan untuk kesejahteraan masyarakat.

Meski belum bisa dirasakan masyarakat secara langsung saat ini, namun upaya yang dilakukan pemerintah mulai mendekati hasil dan kemajuan perekonomian OKU Timur akan melaju pesat setelah gagasan demi gagasan yang direncanakan tercapai.

“Saat ini gagasan-gagasan yang dijalankan pak bupati sangat bagus. Mulai dari beras organik yang sudah mendapatkan sertifikat dan wacana ekspor yang saat ini sudah mulai dipersiapkan, hingga penghargaan pemerintah kepada petani perkebunan di Jalur Komering yakni Duku Komering yang selama ini menjadi primadona masyarakat lokal, nasional, bahkan internasional,” kata Oyong Kamis (31/8/2017) saat berkunjung ke OKU Timur dalam rangka pulang kampung sambil berkunjung ke sejumlah instansi termasuk Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji.

Menurut Oyong, pemerintah saat ini sudah menggagas ekspor beras organik dengan harga yang cukup tinggi dibandingkan dengan beras konvesional. Beras organik kata dia, tidak menggunakan pupuk kimia melainkan menggunakan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan, dan pupuk lainnya yang dahulu kala digunakan oleh nenek moyang dalam bertani.

Sedangkan Duku Komering kata Oyong, sebagai putra Daerah Rasuan, dirinya sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah yang telah memperjuangkan Duku Komering sehingga memiliki legal hukum dengan hak cipta yang sudah disahkan oleh kemenkumham. Dengan demikian maka Duku Komering tidak bisa diklaim oleh daerah-daerah lain baik di Sumsel maupun di seluruh dunia karena OKU Timur sudah memiliki hak cipta dengan nama tersebut.

Baca Juga: Warga OKUT Wajib Tahu, Ini Dia Keunggulan HM Kholid MD Dibandingkan 15 Kepala Daerah Lain di Sumsel

Baca Juga: Begini Cara Ampuh Hindari Hama Wereng Pada Padi Petani

“Kita tidak bisa pungkiri, selama ini komering yang punya duku, Palembang yang punya nama. Namun dengan adanya sertifikat HAKI Duku Komering maka orang akan berfikir dua kali untuk mengaku-ngaku menjual duku komering jika bukan dari Jalur Komering karena bisa dipidanakan oleh pemerintah maupun masyarakat OKU Timur,” katanya.

Dikatakan Oyong, Duku Komering memiliki ciri khas yang tidak terdapat pada duku-duku dari daerah lain. Dengan demikian penjual duku tidak akan berani lagi memasang label Duku Komering jika duku yang dijuyalnya berasal dari daerah lain.

Baca Juga: Borong 19 Medali Moks Taekwondo Championship.. Ini Kata Ketua KONI OKU Timur

Baca Juga: KONI OKU Timur Kirim Dua Atlet Wakili Sumsel Dalam Kejuaraan Nasional

Baca Juga: Atlet Wushu Junior Asal OKUT ini Akan Wakili Indonesia Dalam Kejuaraan Wushu Tingkat Asia di Korsel

“Sebagai putra daerah OKU Timur, saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah OKU Timur yang telah bekerja dan berusaha sekuat tenaga untuk menjadikan OKU Timur lebih baik,” kata Oyong.