Pertahankan Lahan Karet, Warga Bentrok Dengan PT LPI

KABAROKUTIMUR.COM |OKUTIMUR – Bentrok antara warga dengan perusahaan Perkebunan Tebu PT Laju Perdana Indah (LPI) di desa Karya Bakti, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur tidak bisa dibendung Sabtu (9/9/2017) sekitar pukul 09.30.

Tidak ada korban jiwa akibat bentrok massa tersebut hanya saja korban luka sebanyak dua orang masing-masing Yanto (35) warga Desa Mulya Jaya, dan Nyoman Artana (47) warga desa Karya Bakti. Selain itu, salah satu warga bernama Astre (46) juga sempat mendapat pengancaman yang diduga dilakukan oleh pihak PAM Swakarsa dengan menggunakan Senjata Api Rakitan (Senpira).

Informasinya Senin (11/9/2017) bentrok antara pihak perusahaan tebu dengan warga tersebut berawal ketika TO dan SR dari pihak PT LPI memimpin sekitar 100 orang sekuriti dan PAM Swakarsa PT LPI melakukan penggusuran kebun karet milik Rahayu (47) warga desa Karya Bakti tanpa pertemuan sebelumnya antara warga dengan pihak PT LPI yang akan dijembatani oleh pemerintah OKU Timur sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Karena merasa lahan mereka akan digusur oleh pihak LPI, warga yang diperkirakan berjumlah hingga 150 orang kemudian bertahan dan berusaha menghalangi penggusuran tersebut hingga bentrok tak terelakkan antara kedua belah pihak.