Polisi Tangkap Dua Bandar Judi Online di Belitang

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Kecanggihan teknologi yang terus berkembang ternyata juga dimanfaatkab oleh pelaku perjudian jenis toto gelap atau togel. Terbukti aparat kepolisian berhasil membekuk dua tersangka yang berprofesi sebagai bandar togel di Wilayah Gumawang, Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur.

Kedua bandar togel yang berhasil diringkus tersebut masing-masing Frandeskon (36) warga Desa Tanah merah kp II Kecamatan Belitang Madang Raya, Timur dan Johan (28) warga Desa Gumawang dusun Rahayu Jaya Kecamatan Belitang. Kedua bandar togel online ini ditangkap pada Kamis (21/9) lalu sekitar pukul 12.15 WIB usai keduanya menerima pasangan dari pemasang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan kedua bandar togel online tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat yang mengaku resah dengan ulah keduanya yang berprofesi sebagai bandar togel tersebut. Laporan masyarakat yang tertuang dalam LP-A/  03 / IX/ 2017/ Sumsel/ OKUT/ SEK BLT 1 Tanggal 21 September 2017 tersebut langsung ditindaklanjuti jajaran Polsek Belitang.

Dimana saat anggota Sat Reskrim Polsek Belitang melakukan pengintaian kegiatan perjudian togel disalah satu warung kopi dipinggir irigasi Desa Gumawang, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap kedua bandar togel tersebut.  Selanjutnya kedua bandar togel dan langsung di bawa ke Polsek Belitang untuk dimintai keterangan.

“Setelah dilakukan introgasi tersangka Frandeskon mengakui jika dirinya sebagai bandar togel setelah menerima pasangan dari pemasang, kemudian mengirimnya ke internet (online). Begitu juga tersangka Johan mengaku sebagai bandar togel setelah mendapat pasangan dari pemasang kemudian mengirim ke internet,” ujar Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Wakapolres Kompol Yulianto.

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 260.000 hasil pasangan judi togel dan 2 (dua) unit handphone Nokia dan Blackberry dari tersangka Frandeskon dan  uangsebesar Rp 44.000 serta 1 (satu) unit handphone Nokia dari tersangka Johan.

Baca Juga: Kapolda Sumsel Perintahkan “Sikat Habis” Pelaku Kejahatan di Sumsel

Baca Juga: Baru Satu Jam Ngobrol, Remaja ini Kemudian Membuka Resleting Celana Apa yang Terjadi Selanjutnya Sungguh Mengejutkan

“Kedua tersangka hingga saat ini dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap bandar lain yang lebig besar. Kedua tersangka diancam dengan pasal 303 KUHP,” pungkasnya.