Lima Mobil Kecelakaan Beruntun Ruas Jalinteng Desa Tanjungkemala Martapura

Kecelakaan lalu Lintas yang melibatkan lima mobil terjadi di Jalinteng OKU Timur.
loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima unit mobil sekaligua terjadi Senin (9/10/2017) di ruas Jalan Lintas Tengah Desa Tanjungkemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur sekitar pukul 09.05 pagi.

Adapun lima unit mobil yang mengalami kecelakaan masing-masing bus Gading Mas yang melaju dari arah Lampung menuju Kota Baturaja dengan Nomor Polisi BG3037 F dikemudikan oleh Sobri (37) Warga Lampung, Mobil Toyota Avanza nopol BG 1603 NJ dikemudikan oleh Tarmuji (50) Warga Kotabaru, Mobil Truk Colt diesel Nopol BE 9307 CS yang dikemudikan oleh Iyan (32) Warga Baturaja, Mobil Toyota innova nopol BG 888 CT dikemudikan oleh Dedi warga Buay Madang dan yang terakhir mobil molen penganggut ready Mix nopol BG 8084 Y yang dikmudikan oleh Alfian (38) warga waykanan.

Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut, namun kerusakan ringan dan berat terjadi pad empat mobil lainnya yang ditabrak oleh mobil Molen yang langsung beruntun ke mobil empat unit mobil lainnya yang ada di depannya.

Berdasarkan Informasi dilapangan, Kecelakaan beruntun tersebut berawal ketika Bus Gading Mas menurunkan penumpang di Ruas Jalan Lintas Desa Tanjungkemala. Dibelakang bis tersebut tiga mobil lainnya masing-masing Avanza, Truk Colt Diesel, dan mobil Innova juga berhenti secara berbaris.

Ketika empat unit mobil tersebut sedang berhenti, tiba-tiba dari arah belakang melaju mobil jenis molen Ready Mix dan langsung menghantam mobil Kijang Innova yang ada di depannya. Kijang innova yang ditabrak dari belakang langsung maju kedepan dan menghantam truk Colt diesel yang langsung menghantam mobil Avanza, dan Bus Gading Mas.

Akibat kecelakaan beruntun tersebut Arus lalu Lintas sempat mengalami kemacetan hingga petugas dari satlantas Polres OKU Timur tiba dilokasi kejadian dan mengurai kemacetan serta mengamankan kendaraan yang mengalami kecelakaan.

“Mobil mesin cor (mobil molen) yang sedang bermuatan semen mengejar waktu untuk mengantarkan muatannya (semen coran) ke desa Banu Ayu agar muatan tidak kering (membatu) sebelum sampai ditujuan. Kemungkinan karena mobil didepannya berhenti mendadak, jadi mobil cor beton tersebut langsung menghantam dan terjadi kecelakaan bruntun,” ungkap sejumlah saksi dilapangan.

Sedangkan Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasat Lantas ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. Sedangkan sopir kendaraan dan mobil yang terlibat kecelakaan sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kerugian materiil diperkirakan mencapai hingga Rp. 60 Juta karena semua kendaraan mengalami kerusakan berat dan ringan. Saat ini sedang dalam pemerikaaan,” katanya.