Bayaran Rekening listrik Selangit, Pelayanan Semakin Bobrok

Ilustrasi Pemadaman Jaringan Listrik
loading...

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Dicabutnya subsidi Tarif Dasar Listrik (TDL) sehingga menyebabkan membengkaknya tagihan rekening listrik yang tidak diimbangi dengan pelayanan yang maksimal tentu saja membuat pelanggan kesal dan geram. Seperti yang terjadi di Kota Martapura, kabupaten OKU Timur.

Pemadaman jaringan listrik secara medadak dan dalam kurun waktu yang lama tentu saja membuat pelanggan geram. Ditambah lagi pemadaman dilakukan saat hujan disertai angin kencang sehingga menimbulkan kekhawatiran warga semakin meningkat. Kekesalan pelanggan tersebut selain dipicu oleh pelayanan yang tidak pernah diperbaiki dari masa dahulu kala ditambah lagi dengan tingginya tagihan rekening listrik setiap bulannya.

“Subsidi dicabut sehingga tagihan membengkak hingga berlipat-lipat. Alasannya untuk pelayanan. Namun seppertinya alasan tersebut hanya isapan jempol saja. Karena pemdaman jaringan listrik pasca kenaikan TDL di OKU Timur semakin menjadi-jadi,” ungkap Anto (56) pelanggan di Desa Kotabaru kesal.

Menurut Anto, berbagai alasan disampaikan oleh pihak PLN untuk agar pelanggan memberikan pembenaran atas pemadaman yang dilakukan oleh pihak PLN yang selalu memadamkan jaringan listrik hingga lebih dari empat jam.

“Saat masih disubsidi jaringan listrik sangat buruk. Saat subsidi sudah dicabut dengan biaya pembayaran yang sangat tinggi. Pelayanannya masih saja bobrok,” katanya.